thumbnail Halo,

Conte bingung kenapa dirinya dikritik karena merayakan kemenangan bersama suporter Juventus.


OLEH   DEDE SUGITA


Dikritik oleh pelatih Bologna, Stefano Pioli, karena selebrasi yang dianggap agak kelewat batas, Antonio Conte melancarkan pembelaan diri.

Dalam partai giornata 29 Serie A di Renato Dall'Ara, Minggu (17/3) dinihari WIB, Juve unggul 2-0 berkat gol-gol Mirko Vunicic serta Claudio Marchisio pascajeda, dan saat permainan masih tersisa beberapa menit, Conte sudah merayakan kemenangan timnya dengan mengepalkan tinju ke udara serta melempar ciuman ke kamera televisi.

"Kalau saya tak bisa mengatakan apa pun kepada fans kami dan berselebrasi bersama mereka, maka katakan apa yang bisa saya lakukan?" kata Conte dalam jumpa pers pascalaga.

"Mungkin orang-orang terganggu ketika kami menang, saya minta maaf, tapi saya tak bermaksud mengurangi respek terhadap siapa pun. Kami telah melihat begitu banyak hal buruk, orang-orang yang melempari batu ke arah bus tim atau mengucap sumpah-serapah, jadi apa masalahnya jika saya ingin berselebrasi dengan fans saya?"

"Saya menang, saya mulai mendekati raihan scudetto lagi dan itu artinya sikap kurang respek? Ciuman ke arah kamera merupakan gestus spontan yang ditujukan buat putri saya."

"Juventus sedang terbang saat ini, tapi hal yang sama terjadi musim lalu. Kami tengah mencapai sesuatu hal-hal penting dan harus berlanjut. Ini langkah maju  yang hebat, tapi kami harus melewati garis finis dan masih ada sembilan partai tersisa," tandas sang pelatih.

Tripoin atas Bologna membawa Juve memimpin 12 angka atas Napoli, yang baru beraksi nanti malam menjamu Atalanta.




Ikuti perkembangan terkini sepakbola Italia di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Serie A Italia lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Italia.