thumbnail Halo,

Gelandang Bologna 20 tahun ini memiliki banyak opsi membela timnas di level senior.


OLEH   AGUNG HARSYA     Ikuti @agungharsya di twitter

Gelandang muda Bologna Saphir Taider menjadi bahan perebutan dua negara Afrika Utara, Aljazair dan Tunisia.

Pemain kelahiran Castres, Prancis, 20 tahun lalu itu berayah seorang Tunisia dan ibunya memiliki garis keturunan Aljazair. Memulai debut bersama Grenoble pada 2010, Taider bergabung ke Bologna awal 2012 dan hingga kini tampil sebanyak 38 kali untuk Rossoblu.

Akhir pekan lalu, pelatih Aljazair Vahid Halilhodzic mengklaim Taider sudah setuju membela tim berjuluk Fennec itu di kualifikasi Piala Dunia. Namun, Senin (25/2), federasi Tunisia mengatakan keluarga Taider sukses membujuk sang pemain untuk berseragam Elang Karthago.

Menurut sejumlah media Tunisia, abang Saphir, Nabil, yang bermain untuk Etoile du Sahel memaksa agar adiknya membela timnas Tunisia di pentas internasional. Sementara, laporan di Aljazair menyebutkan Taider lebih suka memilih tim yang memiliki masa depan cerah, yaitu Aljazair.

Menariknya, Taider sendiri masih punya opsi lain dengan membela Prancis karena selalu jadi langganan timnas yunior Les Bleus, yaitu di U-18, U-19, U-20.

GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:


Terkait