thumbnail Halo,

Sejumlah punggawa Cagliari menanggapi keputusan pemindahan laga kontra Milan akhir pekan nanti ke Turin


OLEH   DEFANIE ARIANTI
Laga Cagliari kontra AC Milan akhir pekan nanti harus dipindahkan ke Turin setelah stadion Is Arenas gagal melewati pemeriksaan keamanan. Komite Pengawasan Provinsi memutuskan memindahkan pertandingan ke Turin sebagai antisipasi banyaknya suporter lawan yang akan menghadiri laga itu.

Ini kali kedua Cagliari harus memindahkan pertandingan setelah Desember lalu laga kontra Juventus juga dipindahkan ke Stadio Tardini di Parma. Keputusan inipun mencuatkan protes sejumlah punggawa Rossoblu.

"Saya tidak percaya lagi-lagi kami dipaksa pindah dari stadion kami untuk menghadapi tim besar. Bisakah seseorang menjelaskan hal ini kepada kami? Apakah kami diwajibkan ke sana?" tulis Radja Nainggolan lewat Twitter sebagaimana dikutip Football Italia.

Hal serupa juga dicetuskan Davide Astori dan segera mendapat dukungan dari beberapa fans Rossoneri yang menilai pemindahan laga itu tidak adil.

Sementara itu, Walikota Quartu sant'Elena, Mauro Contini, juga mengungkapkan ketidaksetujuannya terhadap pemindahan laga tersebut.

"Keputusan untuk tidak mengizinkan Cagliari bermain di Is Arenas dibuat pihak yang berwenang guna menjamin keamanan dan ketertiban penonton. Keputusan itu dibuat terlepas dari upaya dan proposal dari Lega Calcio untuk setidaknya mengizinkan pemegang tiket musiman masuk [ke dalam stadion]."

"Terlepas dari semua itu, saya mengajukan banding kepada seluruh institusi untuk mencari solusi yang bisa memastikan laga Cagliari-Milan tetap digelar di Is Arenas, meskipun dengan jumlah penonton terbatas."



Ikuti perkembangan terkini sepakbola Italia di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Serie A Italia lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Italia.

Terkait