thumbnail Halo,

Platini memiliki pendapat berbeda dari presiden FIFA Sepp Blatter terkait aksi Boateng yang menjadi korban insiden rasis


OLEH   DEFANIE ARIANTI
Presiden UEFA Michel Platini mendukung aksi Kevin-Prince Boateng yang memimpin rekan-rekan setimnya di AC Milan untuk walk out dari laga eksibisi beberapa waktu lalu, menyusul insiden rasisme dari fans lawan.

Pendapat Platini terkait insiden itu berbeda dengan presiden FIFA Sepp Blatter yang tidak setuju para pemain menghentikan pertandingan secara sepihak. Meski demikian, Blatter juga mengusulkan adanya pengurangan poin atau bahkan demosi bagi klub-klub yang pendukungnya terbukti bersalah melakukan pelecehan berbau rasisme.

"[Tindakan Boateng] luar biasa, saya sangat menghargainya," cetus Platini kepada stasiun radio Prancis RTL.

"Itu tindakan luar biasa, bahkan saya menghubungi Milan untuk memberi selamat kepada mereka."

Kendati begitu, Platini menjelaskan bahwa UEFA sudah memiliki regulasi jika terjadi insiden rasis di tengah pertandingan. "Kami mengimplementasikan aturan ini untuk laga-laga di Liga Champions dan Liga Europa agar bisa dijalankan para wasit."

"Jika mereka mendengar ejekan bernada rasis, mereka bisa menginformasikan insiden itu kepada publik sehingga pertandingan dihentikan selama satu menit. Setelah itu, jika ejekan terus berlanjut, laga dihentikan hingga dua menit dan wasit kembali meminta penonton menghentikannya."

"Jika terjadi insiden ketiga, wasit akan menghentikan pertandingan. Wasit lah yang menjadi bos di stadion."




Ikuti perkembangan terkini sepakbola Italia di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Serie A Italia lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Italia.

Terkait