thumbnail Halo,

Menurut presiden FIFA ini ada solusi yang lebih baik mencegah sikap rasisme selain meninggalkan pertandingan.


OLEH   AGUNG HARSYA     Ikuti @agungharsya di twitter
Sepp Blatter tidak terkesan dengan sikap Kevin-Prince Boateng yang meninggalkan pertandingan saat menerima hinaan berbau rasis dari penonton lawan.

Kejadian tidak menyenangkan itu dialami Boateng ketika AC Milan beruji coba melawan Pro Patria tengah pekan lalu. Belum selesai babak pertama, Boateng tidak tahan lagi dengan nyanyian fans tuan rumah yang menghina warna kulitnya. Boateng mengambil bola yang sedang dikuasai, menendangnya ke arah tribun, dan meninggalkan lapangan sambil melepas seragam.

Menurut Blatter, Boateng seharusnya tidak "melarikan diri".

"Meninggalkan pertandingan? Tidak. Saya rasa itu bukan solusi," cetus sang presiden FIFA kepada surat kabar Uni Emirat Arab, The National.

"Tapi federasi Italia belum memberikan laporan terperinci kepada FIFA tentang apa yang terjadi dalam pertandingan itu."

"Saya rasa seorang pemain tidak boleh melarikan diri karena tim terpaksa mengabaikan pertandingan. Isu ini merupakan topik yang sensitif, tapi saya ulangi lagi tidak ada toleransi untuk rasisme di dalam stadion. Kita harus melawannya."

"Satu-satunya solusi adalah bertindak sangat keras dengan menjatuhkan sanksi dan sanksi harus berupa pengurangan poin atau sesuatu seperti itu."

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Italia di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Serie A Italia lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Italia.

Terkait