thumbnail Halo,

"Kami sangat menyesal kepada semua orang di stadion, tapi harus melakukan sesuatu yang tegas," tutur Ambrosini.


OLEH DEWI AGRENIAWATI

Keputusan AC Milan menghentikan pertandingan persahabatan melawan Pro Patria, Kamis (3/1), akibat rasisme terhadap ketiga pemain mereka didukung banyak pihak.

Wasit memutuskan menghentikan pertandingan di menit ke-27, setelah Kevin-Prince Boateng menendang bola ke arah fans yang menyanyi bernada rasisme. Selain Boateng, M'Baye Niang dan Sulley Muntari juga menjadi sasaran ejekan sepanjang laga.

Kapten Massimo Ambrosini menegaskan reaksi Milan meninggalkan lapangan merupakan bentuk nyata tim memerangi rasisme.

"Ini sinyal melawan rasisme. Kami sangat menyesal kepada semua orang di stadion, tapi harus melakukan sesuatu yang tegas," tutur Ambrosini usai laga.

"Kami akan berusaha kembali ke Busto Arsizio terutama untuk anak-anak dan orang yang tidak melakukan apa-apa atas insiden ini," imbuhnya.


Ikuti perkembangan terkini sepakbola Italia di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Serie A Italia lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Italia.

Terkait