thumbnail Halo,

Pelatih 45 tahun berharap keputusan Rossoneri meninggalkan pertandingan bisa menjadi pernyataan penting dalam perjuangan melawan rasisme


OLEH   DEFANIE ARIANTI

Arsitek AC Milan Massimiliano Allegri mengaku sedih dan kecewa menyusul insiden rasisme yang dialami sejumlah anak asuhnya pada laga eksibisi melawan klub divisi empat Italia Pro Patria.

Rossoneri meninggalkan lapangan di pertengahan babak pertama setelah Kevin-Prince Boateng menjadi sasaran ejekan bernada rasis pendukung tuan rumah. Bukan hanya Boateng, Sulley Muntari dan M'Baye Niang juga menjadi sasaran ejekan.

Allegri mengklaim, tidak ada lagi keputusan yang bisa mereka ambil selain menghentikan pertandingan. "Kami kecewa dan sedih atas apa yang terjadi. Milan bermain untuk menghormati semua pemain," paparnya seperti dilansir Football Italia.

"Kita harus menghentikan semua tindakan yang tidak pantas."

"Kami minta maaf kepada fans lain yang telah datang kemari untuk menikmati pertandingan. Kami berjanji untuk kembali, dan kami minta maaf kepada klub dan pemain Pro Patria, tapi kami tidak bisa mengambil keputusan lain."

"Saya berharap ini bisa menjadi sinyal penting."



Ikuti perkembangan terkini sepakbola Italia di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Serie A Italia lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Italia.

Terkait