thumbnail Halo,

"Paolo adalah korban dari sepakbola yang penuh dengan skandal," kata Fabio Cannavaro.


OLEH MUHAMMAD RUFFY
Fabio Cannavaro bersikeras sistem pengadilan olahraga di Italia harus direformasi setelah sang adik, Paolo Cannavaro, menghadapi hukuman selama enam bulan.

"Ia [Paolo] tidak terkait dengan hal itu," ujar pemain terbaik dunia 2006 itu. "Paolo adalah korban dari sepakbola yang penuh dengan skandal," katanya.

"Ia harus menanggung akibat dari sistem pengadilan olahraga yang harus berubah," katanya.

"Mereka mengambil dua Scudetto dari saya dan saya tahu rasanya menjadi sebuah korban dari ketidakadilan," tambah Cannavaro. "Saya berharap ia dan Grava, dengan pertolongan dari berbagai banding, mendapatkan respons yang mereka cari," ujarnya.

Dua gelar Scudetto yang diraih Cannavaro bersama Juventus dicabut akibat mencuatnya skandal Calciopoli pada 2006 silam.

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Italia di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Serie A Italia lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Italia.

Terkait