thumbnail Halo,

Ketimbang mendatangkan pemain bernama besar, Milan kini lebih menargetkan barisan youngster untuk dibentuk menjadi bintang.


OLEH   DEDE SUGITA

Adriano Galliani selaku wakil presiden AC Milan kembali menekankan kebijakan transfer klubnya kini sudah berbeda ketimbang dulu.

Kalau biasanya Il Diavoli kerap mendatangkan pemain bernama besar, kali ini mereka lebih condong menargetkan barisan youngster untuk dibentuk menjadi bintang.

Seperti diketahui, akibat jeratan krisis finansial Milan terpaksa melego duet pilar Zlatan Ibrahimovic serta Thiago Silva ke Paris Saint-Germain pada mercato musim panas.

Tim sempat limbung di awal musim, tapi kini mereka tengah meretas kebangkitan dengan kemenangan beruntun dalam empat giornata terakhir Serie A. Ini memicu keyakinan Galliani soal kapabilitas Milan untuk kembali ke jajaran elite tanpa keharusan membeli “pemain jadi”.

“Kami tengah membangun tim di sekeliling pemain muda, karena itulah yang dibutuhkan Italia saat ini. Slogan baru kami adalah kami tidak membeli pemain-pemain top, tapi menciptakan mereka,” katanya kepada Milan Channel.

“Itu adalah keharusan dan kami bagus dalam menciptakan pemain-pemain berkelas top. Kami menjelajah bursa transfer untuk pemain-pemain berusia di bawah 22 dan 23 tahun dan itulah yang kami targetkan.”

“Kami memulai dari goresan lagi, ini adalah ‘tahun satu’ bagi Milan baru dan kami berharap dan yakin akan kembali ke jalur kemenangan internasional dalam waktu dekat.”



Ikuti perkembangan terkini sepakbola Italia di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Serie A Italia lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Italia.

Terkait