thumbnail Halo,

Strama lebih memilih mencatat hasil bagus di partai besar ketimbang kontra "tim kecil".


OLEH   DEDE SUGITA

Bos FC Internazionale, Andrea Stramaccioni, tak terlalu mempermasalahkan catatan kurang apik skuatnya kala berhadapan dengan lawan yang di atas kertas mampu dikalahkan.

Pasalnya, La Beneamata telah membuktikan keunggulan saban melakoni bigmatch, dan rekor positif tersebut diyakini Strama berperan besar mendongkrak kepercayaan diri tim.

Di Serie A musim ini Inter memang kerap kehilangan angka dari “tim kecil”. Contohnya mereka tumbang dari Siena, Atalanta, dan Parma, juga tertahan seri kontra Cagliari.

Sementara dalam grande partita mereka nyaris selalu memetik kemenangan. Sempat kalah 3-1 dari Roma, Inter sukses mempecundangi Juventus 3-1 di rumah lawan, memaksa AC Milan menyerah 1-0 di derby della Madonnina, dan terakhir membekap Napoli 2-1.

“Saya lebih memilih ini [rekor bagus di bigmatch] ketimbang sebaliknya. Kekuatan yang bisa diperlihatkan Inter dalam head-to-head sesama tim besar menghasilkan kepercayaan diri bahwa kami bisa tampil baik,” jelas Strama dalam jumpa pers jelang duel kontra Lazio akhir pekan ini.

“Kehilangan poin memang kami sesali, tapi itu membuat kami menyadari adanya ruang untuk pembenahan. Jika kami kalah di partai-partai besar tersebut keadaannya akan lebih buruk.”

“Untuk mengawali sebuah proyek saya condong memiliki Inter yang telah menunjukkan apa yang dapat mereka perbuat sejauh ini. Hal ini memberikan kami kekuatan.”




Ikuti perkembangan terkini sepakbola Italia di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Serie A Italia lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Italia.

Terkait