thumbnail Halo,

Gasperini kecewa Palermo menelan kekalahan karena gol bunuh diri.


OLEH   DEDE SUGITA

Kekalahan 1-0 Palermo dari FC Internazionale yang terlahir lewat bunuh diri Santiago Garcia membuat pelatih Gian Piero Gasperini kecewa berat.

Menurutnya, L’Aquile seperti menghadiahkan tiga angka bagi sang tuan rumah dalam laga giornata 15 Serie A Italia di Giuseppe Meazza, Minggu (2/12) kemarin.

“Kami memberikan Inter hadiah besar hari ini. Sangat disayangkan, karena kami menampilkan permainan bagus,” ungkap eks bos Nerazzurri itu di Football Italia.

“Garcia tak beruntung dan sayangnya kami membayar mahal untuk kesalahan-kesalahan seperti ini, terutama pada laga tandang. Sangat disayangkan, karena kiper Samir Ujkani sebelumnya jarang mendapat ancaman.”

Gasperini sempat ditunjuk membesut Inter awal musim lalu, namun ia langsung dipecat akibat rangkaian hasil buruk dalam lima partai pertama.

Ia senang bisa berjumpa dengan eks klub asuhannya, tapi juga kecewa karena merasa kurang diberi cukup kesempatan untuk mengangkat tim.

“Kembalinya saya ke Milano terbilang menyenangkan, karena saya mempunyai hubungan baik dengan banyak orang meski faktanya saya tak lama di sini.”

“Kekalahan ini merepresentasikan kekecewaan dan penyesalan, bergabung dengan Inter untuk tempo yang sangat singkat saya merasa tak diberi kans untuk bekerja di sini.”

Walau sedikit memendam sakit hati, Gasperini percaya skuat Inter yang kini diarsiteki Andrea Stramaccioni punya kapasitas untuk merengkuh scudetto musim ini.

“Tim Inter ini dapat meraih scudetto dan memiliki potensi dalam sektor penyerangan yang sejajar dengan tim-tim lainnya,” tutut pria 54 tahun itu.

 

 

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Italia di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Serie A Italia lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Italia.

Terkait