thumbnail Halo,

Kiper La Beneamata tak memandang hasil negatif tim dalam beberapa pekan terakhir sebagai sinyal krisis.


OLEH DEWI AGRENIAWATI

Samir Handanovic membantah anggapan penurunan performa FC Internazionale belakangan ini diakibatkan dari minimnya rasa lapar. I Nerazzurri menelan dua kekalahan dan sekali imbang dari tiga laga terakhir di Serie A Italia, membuat peluang menyabet Scudetto memudar.

Namun, portiere asal Slovenia--yang baru didatangkan dari Udinese musim panas lalu--meyakinkan suporter tidak ada krisis di Giuseppe Meazza.

"Ini hal wajar ketika Anda tak bisa selalu berada dalam kondisi terbaik sepanjang musim," tutur Handanovic dalam situs resmi klub.

"Ada sebuah lompatan dari hasil buruk. Kami tidak kehilangan rasa lapar setelah meraih serangkaian kemenangan," pungkasnya.

Sebelum meraih hasil negatif, laskar Andrea Stramaccioni meraih 10 kemenangan beruntun di semua kompetisi pada periode akhir September hingga awal November, termasuk tripoin atas rival sekota AC Milan dan juara bertahan Juventus.


Ikuti perkembangan terkini sepakbola Italia di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Serie A Italia lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Italia.