thumbnail Halo,

Zanetti mengakui keunggulan Parma, tapi ia merasa dalam duel kontra Atalanta dan Cagliari Inter pantas mendapat hasil lebih baik.


OLEH   DEDE SUGITA

Kapten FC Internazionale, Javier Zanetti, menerima dengan lapang dada kekalahan klubnya di markas Parma pada lanjutan Serie A Italia, Selasa (27/11) dinihari WIB.

La Beneamata dipaksa menyerah dengan skor tipis 1-0 di Ennio Tardini usai kebobolan gol tunggal Nicola Sansone seperempat jam jelang duel bubar.

Hasil itu memastikan skuat Andrea Stramaccioni tak pernah menang dalam tiga giornata terakhir. Dua partai sebelumnya dilalui Inter dengan kekalahan 3-2 dari Atalanta dan skor imbang 2-2 kontra Cagliari.

Zanetti mengakui keunggulan Parma, namun ia merasa pada sepasang pertandingan sebelumnya Nerazzurri sejatinya layak memperoleh hasil lebih bagus.

"Kami datang ke sini untuk berusaha mengontrol laga seperti biasanya tapi kami dihadapkan pada tim Parma yang sangat kompak, dan ini ternyata menjadi laga yang berat," ucap Si Traktor kepada Inter Channel.

"Bila menilik tiga pertandingan terakhir saya pikir baik di Bergamo dan melawan Cagliari hasilnya bisa berbeda. Malam ini adalah satu-satunya dari tiga laga di mana saya pikir, mungkin di babak kedua, kami sedikit menurun."

"Dalam dua laga yang lain saya pikir Inter pantas mendapatkan skor akhir berbeda," tandas pemain veteran Argentina itu.

Kekalahan dari Parma tak hanya memupuskan niat Inter memangkas defisit empat poin dari Juventus, yang sehari sebelumnya tumbang dari AC Milan, tapi mereka juga gagal menggeser Fiorentina yang merebut tempat kedua usai imbang 2-2 kontra Torino.


Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait