thumbnail Halo,

Poli merasa dibodohi oleh Inter dan seperti masuk acara 'candid camera'.


OLEH   DEDE SUGITA

Andrea Poli melontarkan kecaman atas sikap FC Internazionale yang mengingkari janji untuk mempermanenkan statusnya pada akhir musim lalu.

Merapat ke Giuseppe Meazza sebagai personel pinjaman di musim panas 2011, Poli mengaku pihak klub sempat memberi jaminan akan mengeksekusi opsi pembelian permanen atas dirinya, tapi faktanya Inter malah memulangkannya ke Sampdoria. Separuh kepemilikan sang pemain akhirnya diakuisisi Juventus.

Merasa dikelabui oleh Inter, Poli mengungkapkan ia seperti masuk dalam sebuah acara candid camera.

“Apakah ada kebenaran dalam ketertarikan dari Juventus [untuk mempercepat kedatangannya]? Saya tak tahu. Sementara untuk waktu saya di Inter, ada momen-momen luar biasa. Saya merasa seperti sedang dalam acara candid camera,” ucapnya dikutip Football Italia.

“Mereka bilang bahwa saya 100 persen akan direkrut secara permanen setelah masa peminjaman berakhir, tapi kemudian mereka mengubah pikiran dan menangani masalah tersebut dengan cara aneh.”

“Ketika Anda menerima pemanggilan untuk latihan pramusim [di Inter], Anda berpikir bahwa Anda pasti akan mengikutinya, tapi lalu sesuatu terjadi. Saya tak tahu apa persisnya itu, Anda harus bertanya langsung pada mereka.”

“Tak ada kekecewaan karena itu, tapi beberapa orang memang harus belajar menaruh respek pada orang lain. Apa pun, saya bahagia dapat bermain di sini untuk Sampdoria.”

Usai membuat gol perdana di Serie A dalam kemenangan Il Samp 3-1 pekan lalu, Poli kembali menjadi penentu kemenangan tim dengan skor 1-0 atas Bologna, Minggu (25/11) kemarin.

“Saya sangat bahagia dengan gol-gol tersebut, terutama karena keduanya bermakna penting untuk meraih hasil,” pungkas Poli.

 

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Italia di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Serie A Italia lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Italia.

Terkait