thumbnail Halo,

Kegagalan eksekusi penalti Pato bukan alasan tunggal yang membuat I Rossoneri menyerah dari La Viola.



OLEH DEWI AGRENIAWATI    Ikuti di twitter
AC Milan kembali menelan pil pahit menyusul kekalahan 3-1 dari Fiorentina di rumah sendiri, San Siro, Minggu (11/11). Alberto Aquilani membuka keunggulan La Viola di menit sepuluh dan I Rossoneri nyaris menyamakan kedudukan saat mendapat hadiah penalti di menit ke-35.

Sayang, Alexandre Pato yang menjadi eksekutor gagal melaksanakan tugas dengan sempurna. Alih-alih menyamakan kedudukan, Milan justru kebobolan lagi lewat aksi Borja Valero. Giampaolo Pazzini hanya bisa memperkecil kedudukan, karena tiga menit sebelum laga usai Mounir El Hamdoui kembali mengoyak jala Christian Abbiati.

Bojan Krkic, yang masuk di babak kedua menggantikan Urby Emanuelson menolak menyalahkan Pato sebagai 'pembeda' di laga tersebut.

"Pato mengambil penalti. Anda hanya bisa melewatkannya jika memiliki keberanian untuk mengambil itu. Dia eksekutor bagus dan sudah benar dia mengambilnya," ujar Bojan dalam situs resmi klub.

"Jika kami mampu menyamakan kedudukan di babak pertama, hal akan berbeda tapi kami membuang kesempatan untuk mengubah laga."

"Tapi, saya tak ingin bicara soal kejadian tertentu yang bisa mengubah pertandingan," lanjut jebolan La Masia ini.

"Mereka tim bagus dan bermain sangat baik, tapi jika kami tampil seperti di laga-laga kandang sebelumnya, kami seharusnya bisa menunjukkan kekuatan. Kami hanya perlu belajar dari kesalahan dan memikirkan soal kemenangan Sabtu."

Lebih lanjut, pemain bernomor punggung 22 ini juga mendiskusikan cedera yang didapatnya.

"Ketika saya ke lapangan, saya tak bisa membantu tim seperti yang diinginkan kemudian mendapat cedera ringan. Saya punya masalah dengan tendon. Saya tidak 100 persen," pungkasnya.

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Italia di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Serie A Italia lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Italia.

Terkait