thumbnail Halo,

Antonio Di Natale menutupi kegemilangan Erik Lamela di Olimpico, tapi kedua pemain tetap layak menghiasi team of the week. Siapa lagi yang menemani mereka?

GOAL.com Indonesia   OLEH
DEDE SUGITA

 

Serie A Italia
Serie A Italia
2012/13
9ª Giornata
Halaman Khusus Sepakbola Italia

Semua Berita Sepakbola Italia

Semua Kegiatan Transfer Italia

Klasemen Serie A Italia

Jadwal & Hasil Serie A Italia

Cuma ada satu perubahan di zona tiga besar klasemen Serie A setelah seluruh laga giornata 9 tuntas digelar akhir pekan lalu. FC Internazionale kini sendirian di peringkat ketiga, meninggalkan Lazio dengan perbedaan tiga poin.

Ini dipastikan dengan kemenangan kelima berturut-turut La Beneamata, 3-1 atas Bologna di Renato Dall'Ara, sementara Tim Elang pada saat bersamaan menyerah 2-0 di Artemio Franchi, kandang Fiorentina.

Posisi pertama dan kedua, seperti pekan sebelumnya, tetap menjadi milik Juventus dan Napoli. Kedua tim menang tipis 1-0, masing-masing atas Catania serta Chievo. Sepasang kubu yang disebut terakhir boleh meradang lantaran merasa dirugikan oleh keputusan kontroversial wasit -- gol Catania dianulir dan Chievo punya klaim penalti kuat di ujung laga, namun dari segi permainan mereka tak bisa banyak berdebat karena jelas-jelas kalah dominan dari sang lawan.

Sementara itu, AC Milan akhirnya membebaskan diri dari jerat kekalahan beruntun yang telah berlangsung di tiga laga, dua di Serie A dan satu di Liga Champions. Menghadapi Genoa di San Siro, skuat Massimiliano Allegri unggul 1-0 berkat gol Stephan El Shaarawy.

Di Olimpico, AS Roma untuk kedua kalinya musim ini membuang keunggulan 2-0 di hadapan publik sendiri dan malah tumbang 3-2! Setelah Bologna pada giornata 3, kali ini giliran Udinese yang mengeksploitasi kerapuhan I Lupi di lini belakang.

Antonio Di Natale menghukum Tim Serigala dengan dua golnya, menyusul torehan Maurizio Domizzi yang mengawali comeback Le Zebrette di ibu kota. Toto, julukan Di Natale, tak pelak pantas didapuk mengisi susunan tim terbaik pekan ini. Siapa menemani striker gaek 35 tahun itu?

 

PENJAGA GAWANG

Mariano Andujar
(Catania)

Gempuran Juventus di Angelo Massimino nyaris berakhir sia-sia karena kehebatan Mariano Andujar. Peluang demi peluang Sang Kekasih Italia dipatahkan portiere Catania asal Argentina ini. Andujar menangkal delapan dari total sembilan tembakan akurat yang mengarah ke gawangnya. Satu upaya yang lolos dari sergapannya adalah sontekan Arturo Vidal menuntaskan bola rebound.

BEK KANAN
BEK TENGAH
BEK TENGAH
BEK KIRI

Juan Cuadrado
(Fiorentina)

Andrea Ranocchia
(Inter)

Davide Astori
(Cagliari)

Manuel Pasqual
(Fiorentina)

Duo Fiorentina, Juan Cuadrado serta Manuel Pasqual, tampil sangat baik di kanan dan kiri sektor wing-back kala membekap Lazio. Cuadrado dominan di wilayahnya dan sukses meredam agresivitas Senad Lulic, yang biasanya doyan membantu serangan Biancoceleste dari sisi kiri. Pemain Kolombia ini juga sering mengawali contropiede alias serangan balik tuan rumah.

Sementara Pasqual rajin meneror kubu tamu dengan aksinya menjelajah bagian kiri lapangan. Ia bahkan nyaris mencatatkan nama di papan skor andai tendangan bebas indah yang dilepaskannya tidak digagalkan penyelamatan gemilang Alberto Bizzarri, kiper Lazio.

Di jantung pertahanan, Andrea Ranocchia sekali lagi mengamankan tempat berkat performa solidnya bersama Inter. Selain tangguh sebagai palang pintu, eks Genoa itu juga memberikan kontribusi di sisi ofensif dengan melesakkan gol pembuka kemenangan Nerazzurri atas Bologna.

Mendampingi Ranocchia di posisi bek tengah, mengemuka nama Davide Astori. Pilar Cagliari ini berperan vital membawa timnya mengukir kemenangan disertai clean sheet untuk kali ketiga berturut-turut, 1-0 di rumah Sampdoria. Astori membuat setidaknya lima tekel bersih pada laga tersebut dan selalu unggul dalam duel udara.

GELANDANG KANAN
GELANDANG TENGAH
GELANDANG KIRI

Arturo Vidal
(Juventus)

Daniele Dessena
(Cagliari)

Esteban Cambiasso
(Inter)

Arturo Vidal kembali mempertontonkan kualitas dan etos kerja tingkat tinggi di centrocampo Juventus dalam kunjungan ke kandang Catania. Konsisten di sepanjang laga, pemain Cili itu sempat melihat tembakan kencangnya dimentahkan Andujar. Tapi ia akhirnya sanggup menaklukkan sang kiper tuan rumah di menit ke-57 sekaligus muncul sebagai pencetak gol semata wayang.

Seperti Vidal, Daniele Dessena pun menjadi penentu kemenangan klubnya, Cagliari, 1-0 atas Sampdoria. Di samping melesakkan gol tunggal ke gawang Il Samp, gelandang 25 tahun ini juga melengkapi performanya dengan aksi tak kenal lelah baik kala menyerang ataupun memberikan kover buat lini belakang.

Terakhir, nama Esteban Cambiasso jelas tak dapat ditepikan dari sektor tengah tim terbaik pekan ini. Ancaman Inter ke pertahanan Bologna nyaris selalu didalangi oleh distribusi bola pemain Argentina beralias El Cuchu ini. Bahkan Cambiasso juga yang mengirim assist untuk gol pembuka Ranocchia sebelum melesakkan sendiri gol ketiga Inter lewat tendangan cungkilan mengelabui kiper Federico Agliardi.

PENYERANG KANAN
PENYERANG TENGAH
PENYERANG KIRI

Erik Lamela
(Roma)

Antonio Di Natale
(Udinese)

Stephan El Shaarawy
(Milan)

Bermain fantastis dan mengacak-acak pertahanan Udinese di babak I dari segala area penyerangan, upaya Erik Lamela berbuah dua gol keren atas namanya dalam rentang dua menit (22' dan 24'). Sayang, itu ternyata tak cukup untuk menghadirkan poin bagi Roma. Mereka berbalik kalah 3-2.

Dan aktor penting kebangkitan Udinese tak lain adalah Antonio Di Natale. Dua gol penyama dan pembalik kedudukan yang dicetak Toto menunjukkan spirit pantang menyerah yang memang selalu lekat dengan dirinya.

Sementara itu, si birthday boy Stephan El Shaarawy pantas melengkapi tridente lini depan menyusul aksi impresifnya waktu Milan menghadapi Genoa pada Sabtu (27/10) alias tepat di hari ulang tahunnya yang ke-20. Kendati masih sangat muda, Si Firaun Kecil dari hari ke hari terus memperlihatkan potensi sebagai bintang utama "Milan baru". Sebiji golnya menghadirkan kemenangan 1-0 atas Il Grifone sekaligus mengantar Sang Iblis keluar dari krisis.


PELATIH TERBAIK

Andrea Stramaccioni (Inter)

Kesempurnaan diukir FC Internazionale dalam lima partai liga terakhir, tujuh secara total jika disertai kiprah di Liga Europa. Tuan rumah Bologna menjadi klub terakhir yang mesti bertekuk lutut di hadapan Il Biscione besutan Andrea Stramaccioni.

Hebatnya lagi, berkat kemenangan 3-1 tersebut, berarti Inter berhasil menyapu bersih seluruh laga tandang di musim ini! Rekor yang amat impresif bagi Strama pada musim perdananya menukangi tim sejak awal kompetisi.

Setelah sempat menuai dua kekalahan dari Roma dan Siena pada pekan-pekan pertama -- seluruhnya di Giuseppe Meazza, Inter pun kini kukuh di posisi ketiga dan dianggap sebagai penantang serius Juventus untuk mempertahankan gelar.

Itu akan coba dibuktikan Strama dan pasukannya saat berhadapan langsung dengan La Vecchia Signora di Juventus Stadium akhir pekan nanti. Tapi sebelum itu mereka akan meladeni kedatangan Sampdoria di Meazza terlebih dulu pada midweek ini.


PEMAIN TERBAIK
Antonio Di Natale (Udinese)

Erik Lamela "seharusnya" menjadi bintang utama pada laga Minggu (28/10) malam di Olimpico. Namun kegemilangan pemuda Argentina itu tertutupi oleh aksi hebat Antonio Di Natale.

Kendati dua figur berbeda generasi itu sama-sama membuat dua gol, torehan Toto terbukti lebih krusial karena menghadirkan kemenangan 3-2 bagi Udinese. Roma tampak bakal menang setelah memimpin 2-0 lewat dwigol borongan Lamela, tapi Udinese sanggup memperkecil kedudukan 2-1 berkat kontribusi Maurizio Domizzi.

Kecemerlangan Di Natale berbicara selepas turun minum. Tendangan eks bomber Empoli itu dapat ditangkis Maarten Stekelenburg, namun bola rebound langsung dicocor Pablo Armero. Umpan berbau tembakan dari Armero lantas dibelokkan Toto ke dalam gawang Roma (50').

Dua menit sebelum bubar, Le Zebrette dihadiahi tendangan 12 pas setelah wasit menganggap Leandro Castan menjegal Roberto Pereyra. Walau keputusan ini terbilang kontroversial karena kontak yang terjadi sangat minim, toh tetap dibutuhkan ketenangan tingkat tinggi untuk mengeksekusi penalti. Dan itulah yang persis diperlihatkan Di Natale.

Ia dengan dingin melakukan tendangan ala Panenka untuk memperdaya Stekelenburg dan memastikan Si Zebra kecil mengepak tiga angka dari Olimpico. Udinese pun untuk pertama kalinya musim ini naik ke top-half klasemen, tepatnya di peringkat delapan.

CADANGAN
Beberapa pemain yang layak mendapat apresiasi:

Stefano Sorrentino (Chievo)
Andrea Barzagli (Juventus)
Walter Samuel (Inter)
Luca Cigarini (Atalanta)
Marek Hamsik (Napoli)
Rodrigo Palacio (Inter)
Diego Milito (Inter)


Setujukah Anda dengan penilaian GOAL.com di atas? Anda dapat menyampaikan susunan pemain terbaik 9ª giornata versi sendiri melalui formulir komentar di bawah ini. Kami dari GOAL.com Indonesia ingin mengetahui pendapat Anda.

Ikuti GOAL.com Indonesia di
twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Italia di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Serie A Italia lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Italia.
Inilah para punggawa klub yang mencuri atensi di putaran kedelapan Serie A Italia 2012/13.

Terkait