thumbnail Halo,

Hernanes kembali mencuat dengan performa istimewa yang mengantar Lazio menyamai rekor musim 1974/75. Siapa pemain lain yang bersinar di pekan ketiga Serie A?

GOAL.com Indonesia   OLEH
DEDE SUGITA

 

Serie A Italia
Serie A Italia
2012/13
3ª Giornata
Halaman Khusus Sepakbola Italia

Semua Berita Sepakbola Italia

Semua Kegiatan Transfer Italia

Klasemen Serie A Italia

Jadwal & Hasil Serie A Italia

Hingga pekan ketiga Serie A, yang mentas Sabtu (15/9) dan Minggu (16/9) lalu, predikat capolista masih dibagi bersama oleh tiga klub.

Kampiun bertahan Juventus melanjutkan start apik dengan menggasak tuan rumah Genoa 3-1 meski tertinggal lebih dulu. Keunggulan serupa dibukukan pula oleh Napoli dan Lazio saat masing-masing bersua Chievo dan Parma.

Selain trio tersebut, Sampdoria juga masih mempertahankan rekor 100 persen berkat kemenangan 3-2 atas sesama tim promosi, Pescara. Tetapi, akibat skorsing minus satu poin di awal kompetisi lantaran terlibat scommessopoli, koleksi angka resmi Blucerchiati yang tercatat di klasemen adalah delapan.

Sementara itu, kejutan terbesar pada giornata 3 tak pelak adalah aksi Atalanta membungkam AC Milan 1-0 di San Siro -- ini berarti Rossoneri sama sekali belum meraup poin dari dua laga kandang pertama, juga AS Roma yang menyerah 3-2 sewaktu menjamu Bologna setelah sempat memimpin dua gol.

Di Olimpico Turin, FC Internazionale, tim yang di pekan sebelumnya tumbang 3-1 dari Roma, bangkit dengan mengempaskan Torino 2-0. Il Biscione pun naik lagi ke lima besar klasifika, mengambil alih tempat I Giallorossi.

Laga-laga tersebut, juga tiga partai lainnya (Palermo-Cagliari, Siena-Udinese, dan Fiorentina-Catania), pastinya dihiasi dengan penampilan sejumlah individu yang menonjol. Simak ulasan GOAL.com Indonesia tentang mereka yang bersinar di minggu ketiga Serie A:

PENJAGA GAWANG

Federico Agliardi
(Bologna)

Kebobolan dua gol tak lantas memudarkan peran penting Federico Agliardi dalam sukses Bologna di Olimpico. Rangkaian penyelamatan krusial dilakukannya untuk menangkal serbuan Roma, yang paling vital adalah aksinya menggagalkan tandukan terarah Francesco Totti di injury time yang seakan pasti menjadi gol, sesaat setelah Rossoblu membalikkan skor menjadi 3-2.

BEK KANAN
BEK TENGAH
BEK TENGAH
BEK KIRI

Dusan Basta
(Udinese)

Juan Jesus
(Inter)

Thomas Manfredini
(Atalanta)

Luis Cavanda
(Lazio)

Mencetak gol dan melepas umpan silang terukur untuk dikonversi Antonio Di Natale hanya dalam tempo lima menit pertama pertandingan menunjukkan kontribusi nyata Dusan Basta membawa Udinese memimpin 2-0 di awal laga versus tuan rumah Siena. Tapi performa gemilangnya tak berhenti sampai di situ. Pemain Serbia tersebut terus meneror I Robur dengan pergerakannya dari sisi kanan. Sayang, Le Zebrette pada akhirnya mesti puas dengan skor imbang 2-2.

Mendapat kepercayaan dari Andrea Stramaccioni untuk kali pertama di Serie A musim ini, Juan Jesus menjawab dengan penampilan solid di lini belakang. Bertandem dengan Andrea Ranocchia, bek muda Brasil ini berhasil membuat para pemain depan Torino mati kutu.

Thomas Manfredini juga menjalankan tugas sempurna di jantung pertahanan Atalanta saat bersua Milan. Giampaolo Pazzini dibikin tak berkutik dengan kawalannya. Performa Manfredini secara keseluruhan dalam membendung serangan Rossoneri pun pantas diacungi jempol.

Lazio tak perlu khawatir saat Senad Lulic absen. Luis Cavanda terbukti mampu menjadi pengganti sepadan. Mengisi tempat Lulic yang mesti absen akibat cedera dalam lawatan ke Chievo, pemuda Belgia kelahiran Angola itu kokoh mengamankan area kiri pertahanan, juga rajin menghadirkan ancaman saat naik ke depan dengan kecepatan yang dimilikinya.

GELANDANG KANAN
GELANDANG TENGAH
GELANDANG KIRI

Hernanes
(Lazio)

Luca Cigarini
(Atalanta)

Marek Hamsik
(Napoli)

Hernanes sekali lagi mencuat sebagai aktor utama yang menghadirkan tripoin buat Lazio. Kontra Chiveo, gelandang Brasil ini membuat dua gol lewat aksi solo memukau. Torehan Miroslav Klose pun bermula dari bola rebound hasil tembakan Hernanes.

Gol tunggal ke gawang Milan bukan satu-satunya sumbangsih penting Luca Cigarini bagi Atalanta di San Siro. Pada sepanjang pertandingan, pemain pinjaman dari Napoli ini tak pernah letih berlari untuk memastikan Rossoneri tak bisa leluasa membangun alur permainan.

Marek Hamsik membuat Parma kalang-kabut dengan kemampuannya mengubah situasi berbahaya bagi Napoli menjadi ancaman buat pertahanan I Gialloblu. Pemain Slowakia ini amat vital dalam perannya sebagai distributor bola. Mengirim satu assist untuk gol Goran Pandev.

PENYERANG KANAN
PENYERANG TENGAH
PENYERANG KIRI

Mirko Vucinic
(Juventus)

Alberto Gilardino
(Bologna)

Goran Pandev
(Napoli)

Masuk di babak kedua saat Juve sedang tertinggal 1-0, Mirko Vucinic membawa Juventus berbalik menang 3-1 atas Genoa. Striker Montenegro ini menyodorkan assist untuk dituntaskan Emanuele Giaccherini, sukses mengonversi penalti, kemudian melepaskan crossing -- yang terdefleksi -- untuk gol Kwadwo Asamoah.

Sempat meredup, Alberto Gilardino membuktikan dirinya masih seorang ujung tombak yang lihai memaksimalkan kesempatan. Bomber 30 tahun ini dua kali masuk papan skor guna membantu Bologna mengunci keunggulan 3-2 atas Roma. Pertama lewat sundulan akurat, kedua melalui tap in simpel memanfaatkan terlepasnya sebuah umpan silang dari sergapan Maarten Stekelenburg yang bertubrukan dengan Nicolas Burdisso.

Harus absen di dua laga pertama akibat suspensi, Goran Pandev menandai momen comeback-nya dengan performa brilian saat melawan Parma. Pemain Makedonia itu memenangkan penalti yang dieksekusi Edinson Cavani, melesakkan sendiri gol kedua Napoli, dan mengirim assist buat torehan Lorenzo Insigne pada partai di San Paolo yang dimenangi tuan rumah 3-1.


PELATIH TERBAIK

Stefano Colantuono (Atalanta)

Memulai musim dengan poin minus dua karena tersangkut scommessopoli, koleksi nilai Atalanta sekarang sudah plus dua. Hal tersebut dipastikan dengan kemenangan La Dea di rumah Milan.

Peran Stefano Colantuono selaku arsitek tim layak diapungkan sebagai salah satu faktor kunci keberhasilan Atalanta meraup angka penuh perdana musim ini.

Allenatore berkepala plontos ini mengaku sudah menyiapkan rencana khusus untuk menundukkan Rossoneri, dan taktik tersebut berhasil diperagakan dengan baik oleh pasukan Gli Orobici di hamparan rumput San Siro.

"Tim bermain sesuai rencana yang kami persiapkan sebelumnya, dan setelah awal yang sulit, kami mulai mendapatkan keberanian, mengambil kendali lini tengah," ucap Colantuono pascalaga.

"Saya harus memuji para pemain atas organisasi mereka di lapangan menghadapi tim superior seperti Milan."

PEMAIN TERBAIK
Hernanes (Lazio)

Penampilan istimewa di Marc'Antonio Bentegodi menahbiskan Hernanes sebagai bintang lapangan hijau terbaik pada pekan ketiga Serie A.

Seperti disebutkan di atas, eks Sao Paulo ini dua kali mengoyak jala Chievo melalui aksi individu fantastis dan satu gol lain Gli Aquilotti dalam kemenangan 3-1 tersebut, yang disarangkan Klose, pun bermula dari bola muntah hasil tendangan Hernanes.

Tiga angka atas I Mussi Volanti bermakna spesial bagi Lazio. Ini adalah kali kedua sepanjang sejarah Tim Elang menorehkan 100 persen kemenangan dalam tiga giornata awal. Pertama kali Lazio mengukir catatan apik tersebut adalah musim 1974/75. Rekor spesial berkat kontribusi pemain spesial!


CADANGAN
Beberapa pemain yang layak mendapat apresiasi:

Gianluigi Buffon (Juventus)
Andrea Ranocchia (Inter)
Facundo Roncaglia (Fiorentina)
Steve von Bergen (Palermo)
Kwadwo Asamoah (Juventus)
Maxi Lopez (Sampdoria)
Stevan Jovetic (Fiorentina)

Setujukah Anda dengan penilaian GOAL.com di atas? Anda dapat menyampaikan susunan pemain terbaik 3ª giornata versi sendiri melalui formulir komentar di bawah ini. Kami dari GOAL.com Indonesia ingin mengetahui pendapat Anda.

Ikuti GOAL.com Indonesia di
twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Italia di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Serie A Italia lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Italia.

Terkait