thumbnail Halo,

Pazzini menyegel satu tempat dalam tim terbaik dengan hat-trick-nya. Lalu siapa lagi yang mencuat di giornata 2 Serie A?

GOAL.com Indonesia   OLEH
DEDE SUGITA

 

Serie A Italia
Serie A Italia
2012/13
2ª Giornata
Halaman Khusus Sepakbola Italia

Semua Berita Sepakbola Italia

Semua Kegiatan Transfer Italia

Klasemen Serie A Italia

Jadwal & Hasil Serie A Italia

Rentetan laga menarik tersaji di pekan kedua Serie A Italia weekend kemarin. Pada Sabtu (1/9), striker Giampaolo Pazzini mengantar AC Milan bangkit dari keterpurukan usai takluk 1-0 dari Sampdoria.

Berkunjung ke Renato Dall'Ara, pemain 28 tahun itu memborong gol kemenangan 3-1 atas tuan rumah Bologna dalam debutnya sebagai starter di skuat Rossoneri.

Keesokan harinya, eks klub Pazzo, FC Internazionale, terjungkal 3-1 kala menjamu AS Roma. Hasil negatif ini menyebabkan La Beneamata kehilangan tampuk pimpinan klasemen, yang direbut Juventus berkat kemenangan telak 4-1 di markas Udinese.

Menguntit di peringkat kedua dan ketiga ada Napoli dan Lazio, yang sama seperti Juve, mengukir rekor 100 persen dalam sepasang giornata perdana musim ini. Napoli sukses mengalahkan Fiorentina 2-1 di San Paolo, sementara Lazio berhasil menggebuk tamunya, Palermo, tiga gol tanpa balas.

Selain hasil-hasil pertandingan dan situasi di papan klasifika, tentu menarik pula menyimak kiprah para individu yang bersinar. Berkat gelontoran hat-trick ke gawang Rossoblu, Pazzini tak pelak mengamankan satu tempat dalam susunan tim terbaik giornata 2.

Siapa figur-figur lainnya yang juga berkibar akhir pekan lalu? Berikut ini pilihan GOAL.com Indonesia mengenai mereka yang pantas mengisi team of the week laga kedua Serie A 2012/13.

PENJAGA GAWANG

Andrea Consigli
(Atalanta)

Menggagalkan dua penalti dalam kunjungan ke Sant'Elia, Andrea Consigli berperan vital mengantar Atalanta mencuri satu poin dari markas Cagliari itu. Mementahkan eksekusi Joaquin Larrivey di menit ke-21, delapan menit setelahnya portiere 25 tahun ini menangkis tendangan Daniele Conti, juga dari titik 12 pas. Penalti kedua ini juga berbuah kartu merah bagi bek Gli Orobici, Federico Peluso, yang melakukan pelanggaran pada Victor Ibarbo di kotak terlarang.

Beruntung Atalanta memiliki Consigli. Namun, sayangnya ia tak bisa tampil penuh. Sang kiper harus ditandu keluar lapangan di menit ke-69 akibat cedera. Laga tersebut berakhir 1-1 setelah Cagliari lewat Albin Ekdal berhasil menaklukkan pengganti Consigli, Ciro Polito, pada injury time. La Dea sendiri memimpin duluan di menit ke-81 berkat gol German Denis.

BEK KANAN
BEK TENGAH
BEK TENGAH
BEK KIRI

Abdoulay Konko
(Lazio)

Gabriel Paletta
(Parma)

Francesco Acerbi
(Milan)

Senad Lulic
(Lazio)

Penampilan apik duo full-back Lazio, Abdoulay Konko serta Senad Lulic di sisi kanan dan kiri pertahanan kala mengandaskan Palermo 3-0 membuat mereka layak mewarnai tim terbaik pekan kedua. Selain sukses mengamankan area masing-masing, Konko dan Lulic pun memberi kontribusi positif kala naik membantu serangan Gli Aquilotti.

Sementara itu, Gabriel Paletta berperan penting membantu Parma menorehkan clean-sheet dengan koordinasi bagus dan tekel-tekel krusial di jantung lini belakang waktu menjamu Chievo. Gialloblu menang 2-0 dalam pertandingan tersebut.

Jatah sebagai pendamping Paletta jatuh kepada Francesco Acerbi , yang membuktikan dirinya punya prospek cerah sebagai difensore tangguh. Meski melempem saat pramusim, Acerbi ternyata tampil cemerlang dalam debutnya bareng Milan di Serie A kontra Bologna.

GELANDANG BERTAHAN

Andrea Pirlo
(Juventus)

GELANDANG TENGAH
GELANDANG TENGAH

Marek Hamsik
(Napoli)

Alessandro Florenzi
(Roma)

TREQUARTISTA

Francesco Totti
(Roma)

Dalam lawatan ke rumah Udinese, metronom Juventus, Andrea Pirlo, sekali lagi menunjukkan kepiawaiannya mengatur irama permainan tim. Pemain veteran 33 tahun ini memang hanya membuat satu assist, tapi umpan-umpan terukurnya kerap menghadirkan bahaya buat tuan rumah, termasuk satu kiriman bola lambung kepada Sebastian Giovinco yang berbuah penalti untuk gol pertama La Vecchia Signora -- dieksekusi oleh Arturo Vidal.

Marek Hamsik (Napoli) dan Alessandro Florenzi (Roma) pun menyuguhkan permainan fantastis di lini tengah tim masing-masing kala melawan Fiorentina dan Inter. Kedua pemain ini juga muncul sebagai pencetak gol pembuka kemenangan Partenopei dan Giallorossi.

Rekan seklub Florenzi, Francesco Totti tampil tak kalah memukau di hari Minggu. Usia yang sudah masuk kategori uzur (35 tahun) tak menjadi pengganjal kegemilangan Er Pupone. Sang kapten, yang mengawali laga sebagai penyerang kiri, adalah pengirim assist untuk gol Florenzi. Pada paruh kedua, Totti yang digeser pelatih Zdenek Zeman menjadi trequartista kembali memberikan umpan berbuah gol, kali ini kepada Pablo Osvaldo.

STRIKER
STRIKER

Giampaolo Pazzini
(Milan)

Sebastian Giovinco
(Juventus)

Gagal menjadi penyelamat Milan saat turun di babak kedua melawan Sampdoria di giornata 1, Giampaolo Pazzini membayar lunas dengan menyabet predikat man of the match kontra Bologna. Tiga gol ia sarangkan, satu lewat penalti dan sisanya menunjukkan naluri tajamnya sebagai striker oportunis.

Keputusan Juve memulangkan Sebastian Giovinco dari Parma memang sangat tepat. Melawan Udinese, Si Semut Atom terlibat dalam tiga dari empat gol Juve. Ia memenangkan penalti yang dikonversi Vidal pada babak pertama sebelum dua kali menjebol gawang Le Zebrette selepas turun minum.

PELATIH TERBAIK

Zdenek Zeman (Roma)

Kurang ampuh di pekan pertama, di mana Roma seri 2-2 dengan Catania, racikan strategi Zdenek Zeman menghasilkan output impresif pada laga kedua. I Lupi memukul Inter 3-1 di Meazza.

Tentu masih terlalu dini menyebut Pasukan Serigala sebagai kandidat tulen perengkuh scudetto. Namun, jika sanggup menjaga konsistensi penampilan di bawah komando Zeman, yang sebelumnya juga sempat menukangi Roma pada 1997-99, setidaknya para tifosi boleh merasa optimistis.

"Hasil ini memberikan kami keyakinan, namun kami masih memiliki ruang untuk pembenahan," tutur allenatore gaek kelahiran Republik Ceko itu.

PEMAIN TERBAIK
Giampaolo Pazzini (AC Milan)

Milan punya Inzaghi baru! Demikian penilaian wapres Adriano Galliani usai menyaksikan lesakan tiga gol Giampaolo Pazzini ke gawang Bologna, Sabtu lalu. Tak bisa dimungkiri, hat-trick personel anyar yang merapat dari rival sekota, Inter, itu memang mirip dengan gol-gol khas Super Pippo.

Membuka keunggulan Rossoneri lewat titik putih, sang ujung tombak kemudian memanfaatkan blunder Federico Agliardi, kiper I Falsinei, untuk manjaringkan gol kedua dan membelokkan tembakan Antonio Nocerino ke dalam gawang dengan tumitnya guna melengkapi tripletta.

"Galliani membandingkan saya dengan Inzaghi? Sebuah kehormatan dibandingkan dengan Pippo. Saya akan senang bila dapat mencapai separuh dari yang telah dilakukannya buat Milan," ujar Pazzo.

Semula memang banyak yang mengernyitkan dahi menyusul langkah Il Diavoli memboyong Pazzini, yang hanya mengemas lima gol musim lalu, dengan tebusan €7 juta plus Antonio Cassano. Tapi trigol attacante 28 tahun itu dipastikan membungkam para peragu.


CADANGAN
Beberapa pemain yang layak mendapat apresiasi:

Paolo Cannavaro (Napoli)
Blerim Dzemaili (Napoli)
Nicolas Burdisso (Roma)
Kwadwo Asamoah (Juventus)
Rolando Bianchi (Torino)
Miroslav Klose (Lazio)
Stevan Jovetic (Fiorentina)

Setujukah Anda dengan penilaian GOAL.com di atas? Anda dapat menyampaikan susunan pemain terbaik 2ª giornata versi sendiri melalui formulir komentar di bawah ini. Kami dari GOAL.com Indonesia ingin mengetahui pendapat Anda.


Ikuti GOAL.com Indonesia di
twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Italia di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Serie A Italia lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Italia.

Terkait