thumbnail Halo,

Conte diyakini telah memutuskan untuk mengajukan "plea bargain".

Usai menimbang-nimbang, Antonio Conte akhirnya menetapkan pilihan untuk mengajukan plea bargain terkait dakwaan dalam kasus scommessopoli dan menerima sanksi tiga bulan ketimbang mengikuti persidangan yang berpotensi memakan waktu lama, demikian dilansir Football Italia.

Seperti diketahui, walau telah dinyatakan tak bersalah secara langsung, arsitek Juventus itu tetap menghadapi tuntutan lantaran mengetahui adanya upaya pengaturan skor dalam dua laga saat ia membesut Siena namun tak melaporkan kepada pihak berwajib.

Sepasang pertandingan yang dianggap bermasalah tersebut adalah kala I Robur menghadapi Novara dan Albinoleffe. Federasi sepakbola Italia (FIGC) sendiri mendakwa Conte berdasarkan kesaksian yang diberikan Stefano Carobbio, bekas anak asuhnya di Siena.

Kendati selalu bersikeras namanya bersih, Conte sadar upaya untuk membuktikan hal itu dalam persidangan bisa membutuhkan waktu lama. Belum lagi bila ia akhirnya gagal dalam usaha tersebut dan terjerat sanksi setengah tahun.

Karena itu, Conte pun diyakini bakal mengiyakan saran dari tim pengacaranya untuk melayangkan plea bargain alias negosiasi atas tuntutan yang “hanya” menghasilkan hukuman tiga bulan plus denda €200 ribu.

Jangka waktu suspensi tersebut berarti sang allenatore mesti absen dalam sepuluh laga Serie A dan tiga partai Liga Champions. Ia bisa kembali untuk duel derby d’Italia menghadapi Internazionale di Juventus Stadium pada giornata 11, awal November.

Calon pengganti Conte sebagai caretaker tim adalah salah satu asistennya, Massimo Carrera, atau pelatih skuat Primavera Juve, Marco Baroni.

 

GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:
Android Apple
Blackberry Windows

Terkait