thumbnail Halo,

Walau senang bergabung dengan PSG, bek Brasil ini mengaku sesungguhnya tak mau angkat kaki dari San Siro.

Transfer Thiago Silva menuju Paris Saint-Germain pada Sabtu (14/7) terbilang mengejutkan. Pasalnya, kurang dari dua pekan sebelumnya bek Brasil itu baru saja membubuhkan tanda tangan di kontrak baru bersama AC Milan hingga 2017.

Namun krisis finansial yang mendera klub membuat I Rossoneri tak sanggup mengatakan tidak pada iming-iming dana €65 juta yang dikibaskan Les Parisiens untuk Silva dan striker Zlatan Ibrahimovic.

Diakui Silva, ia pun sesungguhnya tak berkeinginan mengepak koper dari San Siro meski senang pula bisa bergabung dengan Si Merah-Biru mengingat kepindahannya terjadi atas prakarsa duet direktur olahraga dan pelatih PSG, Leonardo dan Carlo Ancelotti, notabene sepasang figur familiar baginya.

“Saya senang dengan transfer ini tapi sedih mengenai kepergian saya dari Milan karena yang saya rasakan adalah terdapat emosi kuat di sana,” kata Thiago Silva dalam jumpa pers.

“Inilah sepakbola. Suatu hari Anda di sini, hari berikutnya Anda di tempat lain. Saya telah meneken kesepakatan dengan mereka sepekan sebelumnya.”

“Orang-orang menyebut saya tentara bayaran, itu membuat saya kesal. Saya tak menghasilkan lebih banyak uang di PSG. Ini bukan kesalahan saya, saya ingin meminta maaf kepada fans.”

“Ini situasi sulit buat saya. Saya tak ingin meninggalkan Milan, dan keluarga saya pun demikian. Tapi ini merupakan hal positif karena Leonardo dan Carlo Ancelotti yang menghubungi saya.”

“Ketika bergabung dengan Milan, orang yang menghubungi saya juga Leonardo. Saya sangat menyukai dia. PSG adalah klub impian, seperti yang dikatakan Ibrahimovic.”

 

Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait