thumbnail Halo,

Kompetisi Serie A Italia sudah rampung, Jeremy Lim dari GOAL.com Singapura membeberkan lima transfer terbaik yang terjadi sepanjang musim lalu.

Selain persaingan di lapangan, aktivitas di bursa transfer juga kerap menarik perhatian pecinta sepakbola. Di momen inilah klub-klub Eropa bersaing mendapatkan pemain incaran. Di Serie A Italia, aktivitas di pasar jual beli pemain memang tidak begitu mencengangkan jika dibandingkan klub kaya di negara lain, Manchester City atau Real Madrid misalnya.

Tapi, tidak jarang transfer-transfer ekonomis ini juga memberikan andil besar kepada klub. Berikut GOAL.com menyampaikan lima transfer pemain terbaik, jika membandingkan dari kontribusi dengan nilai uang yang dikeluarkan klub yang memboyongnya.


5. Miroslav Klose

Klose memang termasuk salah satu penyerang paling ditakuti di sepakbola Eropa. Reputasinya bersama timnas Jerman dan sejumlah klub yang dibelanya tak perlu diragukan lagi. Tapi, tidak ada yang menyangka kehadiran pemain 33 tahun ini ke Lazio memberikan imbas cukup besar.

Didatangkan dari Bayern Munich pada musim panas tahun lalu, tak sedikit orang mengerutkan dahi karena mengira masa emas Klose sudah habis. Tapi, siapa sangka Biancocelesti yang memboyongnya dengan status bebas transfer justru masih bisa merasakan  jasa Klose. Dengan 13 gol dan lima assist, Klose seolah kembali ke era keemasannya dimana dia selalu mengandalkan skill umpan-umpan pendek dan penyelesaian akhir yang mematikan di depan gawang menjadi pemandangan biasa di Stadio Olimpico.

Tak heran jika Klose merupakan salah satu pemain yang memberikan kontribusi saat Biancocelesti sempat berada di urutan tiga besar dan bermimpi melaju ke Liga Champions. Sayang, Klose harus masuk ruang perawatan akhir Maret lalu dan ini memberikan efek negatif kepada tim. Lazio terseok-seok dan harus merelakan tiket kualifikasi Liga Champions ke tangan Udinese.


4. Sebastian Giovinco

Peraih Scudetto Juventus kerap mendapat kritik atas perlakuan mereka tehadap Giovinco, hingga akhirnya Parma membeli separuh kepemilikannya awal musim ini. Bersama Gialoblu, La Formica Atomica -- julukan Giovinco -- tampil memukau dengan 15 gol serta 11 assist sepanjang musim.

Juventus pun dikabarkan berminat mendapatkan kembali pemain 25 tahun ini, namun usaha mereka memboyongnya mendapat perlawanan dari Barcelona yang juga diisukan terus memantau perkembangan Giovinco. Kini, Giovinco tengah fokus mempersiapkan diri bersama timnas Italia di Euro 2012 dan presiden Parma mematok harga €40 juta bagi para peminat La Formica Atomica.


3. Arturo Vidal

Kedatangan pemain internasional Chili ke Juventus sempat membuat Bayern Munich berang, karena raksasa Bundesliga Jerman itu juga mengaku meminati servis mantan pemain Bayer Leverkusen tersebut. Vidal pun menandai debutnya bersama tim besutan Antonio Conte dengan sebuah gol cantik di pertandingan kontra Parma.

Pemain kelahiran 22 Mei 1987 dengan cepat beradaptasi di kubu Bianconeri dan memiliki peran vital di lini tengah. Permainan tanpa lelah, kecepatan, tackling, tujuh gol krusial -- termasuk sepasang gol kontra Roma -- membuktikan Vidal bakal menjadi salah satu pemain masa depan La Vecchia Signora. Konsistensi Vidal sepanjang musim ini pun diganjar gelar Scudetto dalam pengalaman pertamanya di Serie A dan Si Nyonya Tua dipastikan akan sangat membutuhkan tenaganya di Liga Champions musim depan.


2. Antonio Nocerino

AC Milan hanya merogoh kocek €500.000 ketika mendatangkan Antonio Nocerino dari Palermo hanya beberapa jam sebelum penutupan bursa transfer musim panas lalu. Tadinya, Nocerino diproyeksikan sebagai pelapis Mathieu Flamini. Toh, pemain kelahiran 25 tahun lalu itu termasuk beruntung dengan cederanya gelandang asal Prancis tersebut.

Krisis pemain yang dialami Rossoneri justru menjadi berkah buat Nocerino, karena dia selalu menjadi pilihan utama allenatore Massimiliano Allegri. Bahkan, Gennaro Gattuso menyebut pemain jebolan Juventus junior ini sebagai pewarisnya di San Siro karena memiliki kesamaan gaya bermain dengan legenda hidup Rossoneri tersebut. Hat-trick Nocerino ke gawang Parma merupakan salah satu momen spesial bersama Rossoneri dan pelan tapi pasti Milanisti pun mengharapkan gol-gol krusial kembali lahir dari kakinya, sehingga bisa diandalkan saat lini depan menemui kesulitan di depan gawang.


1. Andrea Pirlo

Belanjaan terbaik Serie A musim lalu bisa jadi ditujukan kepada Juventus yang mendapatkan Andrea Pirlo secara cuma-cuma. Allegri memutuskan melepas gelandang elegan tersebut ketika kontraknya habis musim lalu. Baik Milan maupun La Vecchia Signora diklaim melakukan gambling terkait transfer pemain veteran Italia tersebut. Di kubu Milan, Pirlo merupakan ruh permainan klub selama hampir satu dekade berkostum Merah Hitam. Sebaliknya, Juventini juga sempat ragu dengan kemampuan Pirlo yang dianggap sudah memasuki usia veteran.

Tapi, Pirlo akhirnya mampu menjawab keraguan banyak pihak sekaligus "membungkam" Milan dengan aksi-asksinya di lapangan. Pirlo tidak sekadar bermain, Pirlo merepresentasikan indahnya permainan Bianconeri. Dengan filosofi dan gaya permainan baru, pemain 32 tahun ini menjadi jenderal lapangan tengah yang menggiring raksasa Turin itu mereguk gelar juara yang sudah tak dirasakan sejak tersandung skandal Calciopoli enam tahun silam.



Ikuti perkembangan terkini sepakbola Italia di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Serie A Italia lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Italia.



Twitter Ikuti Dewi Agreniawati di twitter.

Terkait