thumbnail Halo,

Sukses Inter menggulung Milan memuluskan langkah Juventus menyegel Scudetto.

Serie A Italia
Serie A Italia
2011/12
37ª Giornata
Halaman Khusus Sepakbola Italia

Semua Berita Sepakbola Italia

Semua Kegiatan Transfer Italia

Klasemen Serie A Italia

Jadwal & Hasil Serie A Italia

Persaingan Scudetto Serie A Italia musim 2011/12 berakhir tepat di giornata ke-37. Adalah Juventus yang menyabet gelar tertinggi sepakbola Italia tersebut setelah membekuk Cagliari 2-0.

Di saat bersamaan, duel sarat gengsi dan harga diri bertajuk Derby della Madonnina menjadi milik Inter Milan. Empat gol digelontorkan I Nerazzurri ke gawang AC Milan, sementara Il Diavolo hanya mampu membalas dua gol lewat Zlatan Ibrahimovic. Alhasil defisit empat poin tak bisa dikejar pasukan Massimiliano Allegri sehingga harus menyerahkan Scudetto kepada Si Nyonya Tua.

Lain Scudetto, lain pula persaingan zona Liga Champions. Napoli yang semula diunggulkan berangkat ke kompetisi antarklub paling bergengsi Eropa, di luar dugaan tergelincir di tangan Bologna. Posisi tiga pun sukses diambil alih Udinese dan Partenopei bahkan harus menempati posisi lima, karena Lazio juga mengepak hasil posisitif atas Atalanta.

Tim besutan Walter Mazzarri harus ekstra waspada, karena La Beneamata terus mengincar di bawahnya dengan hanya kalah selisih gol. Jika lengah di laga terakhir, bisa jadi Partenopei sama sekali gagal manggung di Eropa di musim depan.

GOAL.com Indonesia menyusun 11 pemain terbaik yang dianggap memberikan kontribusi besar kepada tim masing-masing menjelang laga penutup Serie A.


PENJAGA GAWANG

Federico Agliardi
Federico Agliardi sebetulnya bukan kiper utama Bologna, tapi penampilannya diantara tiang gawang layak diacungi jempol. Memiliki refleks yang cepat serta mampu menempatkan posisi dengan sempurna, Agliardi menjadi aktor utama yang membuat Partenopei frustrasi, karena serangan bertubi-tubi selalu berhasil dimentahkan.


BEK TENGAH
BEK TENGAH
BEK TENGAH

Danilo

Walter Samuel

Leonardo Bonucci

Berperan sebagai jantung pertahanan Udinese, Danilo tidak membiarkan daerahnya mendapat ancaman lawan. Pemain usia 27 tahun selalu berada di posisinya setiap kali I Zebrette mendapat serangan. Striker andalan Genoa Rodrigo Palacio dibuat frustrasi olehnya sehingga tak mampu mengontrol emosi.

Di usianya yang sudah berkepala tiga, Walter Samuel tetap mampu memberikan performa terbaik dalam duel penting seperti Derby della Madonnina. Tidak hanya disiplin menjaga lini belakang, Samuel juga sering membantu serangan dan sebuah bola mati hasil tendangannya menjadi assist untuk Milito.

Kehadiran Leonardo Bonucci merupakan salah satu alasan mengapa Juventus menjadi tim yang paling sedikit kebobolan musim ini, hanya 19 gol. Bianconeri bisa dengan nyaman melancarkan serangan karena Bonucci selalu sigap mengantisipasi counter-attack lawan.


GELANDANG KANAN GELANDANG TENGAH GELANDANG TENGAH GELANDANG KIRI

Antonio Candreva

Andrea Pirlo

Wesley Sneijder

Simone Pepe

Antonio Candreva berperan besar membongkar rapatnya lini belakang Atalanta, sehingga memudahkan Lazio menciptakan peluang. Meski tak ikut mencetak gol, tapi Candreva rajin mengirim umpan-umpan akurat yang membahayakan gawang lawan.

Peran Andrea Pirlo di Juventus tak tergantikan dan gelandang veteran ini kembali menunjukkan tajinya di laga krusial kontra Cagliari. Seperti sebelum-sebelumnya, Pirlo menjadi kreator serangan Bianconeri dengan umpan-umpan akurat serta eksekusi bola-bola mati yang bikin kiper Cagliari ketar-ketir.

Sempat dianggap tidak pas dengan skema permainan Claudio Ranieri, Wesley Sneijder kembali mendapat tempat di bawah asuhan Andrea Stramaccioni. Dan, pemain asal Belanda itu sukses menunjukkan performa gemilang untuk mengacak-acak lini belakang Milan. Sebuah tendangan voli dari jarak jauh, nyaris saja menjebol gawang Marco Amelia andai tangan sang kiper tidak cepat mengantisipasi laju si kulit bundar.

Peran Simone Pepe di sisi kiri tak bisa diremehkan. Selain Pirlo, dia membuat Bianconeri jauh unggul di lini tengah dibandingkan Cagliari. Aksi tusukannya membuat lini belakang kerepotan, serta total enam tembakan dilepaskan untuk mengetes Michael Agazzi di bawah mistar membuat Pepe pantas mendapatkan kredit.


STRIKER
STRIKER
STRIKER

Fabrizio Miccoli

Diego Milito

Sebastian Giovinco

Fabrizio Miccoli kembali menemukan ketajaman setelah sempat mandul selama beberapa pekan. Tiga gol berhasil digelontorkan penyerang veteran ini, itu belum termasuk satu tendangan keras yang membentur mistar gawang. Aliran gol dari kaki Miccoli ini juga sekaligus menyelamatkan Palermo dari kekalahan, karena sempat tertinggal 4-2.

Diego Milito kembali menjadi ancaman serius bagi Rossoneri yang tengah berjuang mempertahankan Scudetto. Kepercayaan diri tinggi sejak dipercaya mengisi starting line-up membuat Milito tampil on-fire. Ketidakdisiplinan lini belakang Milan membuat Milto dengan mudah menebar ancaman, bahkan Ignazio Abate harus menjatuhkannya di area teralarang saat striker asal Argentina ini mendapat bola. Tidak heran jika dia kembali mengoleksi hat-trick di laga krusial kontra Rossoneri.

Sebastian Giovinco tidak mencetak hat-trick seperti dua penyerang lain yang masuk dalam susunan pemain terbaik. Namun, attacante timnas Italia ini layak mendapatkan apresiasi karena kegigihannya membawa Parma merangsek ke papan atas. Tidak hanya gemilang dalam memaksimalkan peluang, Giovinco juga menjadi distributor bola kepada tandemnya Sergio Floccari serta drible-drible kelas atas yang membuatnya sulit dikawal. 


PELATIH TERBAIK

Antonio Conte (Juventus)

Antonio Conte pantas dinobatkan sebagai pelatih terbaik Serie A pekan ini. Setelah sempat terpeleset di laga kontra Lecce, Conte sukses membangkitkan kepercayaan diri para pemain yang akhirnya membuahkan Scudetto saat kompetisi masih menyisakan satu partai. Wajar jika Conte akhirnya menerima pujian dari banyak kalangan, karena dianggap berperan besar mengembalikan kejayaan La Vecchia Signora.

PEMAIN TERBAIK
Diego Milito (Inter Milan)

Torehan tiga gol ke gawang Christian Abbiati dan Marco Amelia sudah cukup berbicara mengenai kehebatan penyerang gaek berkebangsaan Argentina ini. Milito memang sempat terbuang karena tak memberikan kontribusi maksimal sejak tahun lalu. Namun, dia membuktikan kapasitasnya sebagai penyerang haus gol dan Milan dihukum oleh hat-tricknya yang mengubur impian Zlatan Ibrahimovic meraih gelar tertinggi delapan musim beruntun, sekaligus mempertahankan asa Inter unjuk gigi di kancah Eropa.


CADANGAN


Beberapa pemain yang layak mendapat apresiasi:
Artur Boruc (Fiorentina)
Douglas Maicon (Inter)
Gabriel Paletta (Parma)
Giulli Migliacio (Palermo)
Sergio Pellisier (Chievo)
Mirko Vucinic (Juventus)
Marko Rigoni (Novara)


Setujukah Anda dengan penilaian GOAL.com di atas? Anda dapat menyampaikan susunan pemain terbaik 37ª giornata versi sendiri melalui formulir komentar di bawah ini. Kami dari GOAL.com Indonesia ingin mengetahui pendapat Anda.

>> Halaman Khusus Sepakbola Italia
>> Semua Berita Sepakbola Italia
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Serie A Italia


Twitter Ikuti Dewi Agreniawati di twitter.

Terkait