thumbnail Halo,

Striker asal Rumania ini mengaku bahagia selama satu setengah tahun merumput di Turin.

Jelang reuni dengan mantan klubnya, Juventus, pada Minggu (4/12) malam WIB, striker Cesena Adrian Mutu mengenang kembali masa-masa yang menurutnya indah di Turin.

Mendekati masa akhir skorsing akibat kasus kokain, pemain kelahiran Rumania itu ditarik I Bianconeri pada bursa Januari 2005, meski baru terbebas dari larangan bermain pada Mei.

Ia turun sekali di giornata pamungkas musim 2004/05 ketika Juve membekuk Cagliari 4-2. Musim berikutnya, Mutu menjadi salah satu personel reguler dengan mencatat 32 laga Serie A dan 45 di semua ajang.

Namun, skandal calciopoli yang menyatakan Juve sebagai salah satu aktor utama membuat scudetto yang diperoleh di edisi 2004/05 dan 05/06 itu dicabut.

Kendati begitu, Mutu sendiri menegaskan dirinya tetap merasa sepasang gelar jawara Italia itu berhak dimilikinya.

Eks pemain Chelsea dan Parma itu juga mengungkapkan tak berniat meninggalkan kubu Turin, yang didemosi paksa ke Serie B, tapi ia mesti rela dijual ke Fiorentina di awal musim 2006/07.

"Saya sangat bahagia di Juve, itu periode yang fantastis buat saya," kata Mutu saat diwawancarai La Gazzetta dello Sport.

"Saya memenangkan dua scudetto. Calciopoli atau bukan, saya merasa gelar tersebut adalah milik saya," tambahnya.

"Selama di sana saya memiliki ikatan yang sangat kuat dengan Zlatan Ibrahimovic. Sebenarnya saya tak ingin pindah pada 2006, namun pada akhirnya saya dilego ke Fiorentina."

Meski masih terpaku di urutan kedua dari bawah pada klasemen sementara, Cesena tengah memperlihatkan tren positif dengan membukukan tiga kemenangan beruntun di semua ajang, dua di Serie A dan satu di Coppa Italia.

Mutu sendiri telah mengumpulkan tiga gol dari sembilan penampilannya di Serie A musim ini.

>> Halaman Khusus Sepakbola Italia
>> Semua Berita Sepakbola Italia
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Serie A Italia