thumbnail Halo,

Dalam diri Emre Can, Liverpool mengakuisisi gelandang kuat yang bisa bertahan maupun menyerang dengan sama baiknya. Pas buat menjadi penerus Gerrard di pos deep-lying midfielder.


GOALOLEH   GEORGE ANKERS    PENYUSUN   DEDE SUGITA    

Manuver cepat Liverpool di bursa transfer musim panas ini berlanjut setelah klub mengumumkan kesepakatan untuk meminang Emre Can dari Bayer Leverkusen, Kamis (5/6) kemarin.

Usai kedatangan pemain veteran Rickie Lambert, pergerakan ini kembali bersandar pada strategi transfer yang terfokus pada pemain muda dan telah terbukti membuahkan kesuksesan bagi manajer Brendan Rodgers dalam beberapa tahun terakhir. Dalam diri Can, The Reds mendapatkan bintang belia 20 tahun yang berpotensi menjadikan biaya transfernya senilai €12 juta terlihat murah.

YES HE CAN

EMRE CAN DI LEVERKUSEN
LAGA
GOL
ASSIST
39
4
4
Berdarah Turki tapi lahir dan besar di Jerman, Can berhasrat menembus skuat Der Panzer, dan kalau bukan karena serentetan gelandang kelas wahid yang dipunyai Joachim Low, youngster satu ini mungkin telah memperoleh kesempatan debut di pentas internasional. Kalau dia orang Inggris, kans itu kemungkinan besar juga sudah didapatnya.

Can datang ke Liverpool dengan prospek menjanjikan. Setelah empat tahun menimba ilmu di akademi Bayern Munich, ia bergabung ke Leverkusen musim panas tahun lalu akibat ketatnya persaingan memperebutkan tempat di Allianz Arena. Meski begitu, dicantumkannya klausul pembelian kembali dalam kontraknya membuktikan The Bavarians sejatinya menilai tinggi kemampuan Can.

Potensi kembalinya Can ke Allianz Arena langsung mengemuka menyusul performa impresifnya untuk Leverkusen, namun kubu Bayern beranggapan akan lebih baik bagi sang pemain untuk menghabiskan setahun lagi di BayArena sebelum dipanggil pulang. Kini kemungkinan itu pupus karena buy-back clause Can tak berlaku lagi setelah ia pindah ke luar negeri.

Musim lalu Can memainkan total 39 laga untuk Leverkusen, 32 di antaranya sebagai starter, membuktikan dirinya adalah talenta yang dapat diandalkan sekaligus serbabisa. Selain gelandang bertahan yang merupakan posisi naturalnya, Can -- yang sempat bermain bersama striker belia Pool, Samed Yesil, untuk Jerman di Piala Dunia U-17 pada 2011 -- juga bisa tampil mengisi tepi kiri pertahanan, bahkan sebagai winger di sisi yang sama.

Can bakal memberikan persaingan, dan di saat bersamaan bertindak sebagai kover untuk Steven Gerrard, Jordan Henderson, Lucas Leiva, dan Joe Allen, dan ia tampaknya sangat pas untuk gaya permainan cepat usungan Rodgers di Anfield.

Kuat dan atletis, pemain internasional Jerman U-21 ini baik dalam merebut bola dari penguasaan lawan dan merangsek ke depan sebelum melepas umpan direct nan akurat. Dua kakinya yang sama kuat juga dapat menjadi bonus yang berguna dalam membangun pergerakan cepat -- memudahkannya untuk mengubah arah serangan dengan seketika.

Can memiliki segala atribut untuk menjadi seorang deep-lying midfielder yang sangat bagus. Sekarang pun dia sudah cakap di posisi tersebut, tetapi progresnya masih jauh dari selesai. Ia masih harus banyak bekerja keras untuk membenahi positioning-nya. Pun dengan kekuatan di udara serta tembakan jarak jauh.

Dalam jangka pendek, Can mungkin bakal menjadi opsi rotasi bagi Rodgers, tapi dia bisa saja melesat lebih cepat untuk mematenkan posisi di tim utama. Bahkan, peran baru yang saat ini diisi Steven Gerrard, gelandang jangkar namun bernaluri menyerang, tampak menjadi posisi yang paling cocok untuk Can dalam jangka panjang.

Kalau memang itu tujuan perekrutan Can, maka Rodgers telah membuat perencanaan dengan sangat baik, tapi apa pun, kedatangannya adalah hal positif untuk Liverpool.




Liga Primer Inggris >> Halaman Khusus Sepakbola Inggris
>> Berita Sepakbola Inggris Lainnya
>> Semua Klub EPL & Panduan 2013/14
>> Klasemen Liga Primer Inggris
>> Jadwal & Hasil Liga Primer Inggris
>> Daftar Transfer Liga Primer Inggris
>> Rapor Pemain Liga Primer Inggris


Terkait