thumbnail Halo,

Adnan Januzaj masih belum bisa memberikan ketegasan terhadap negara yang akan ia bela.


GOALOLEH   TEGAR PARAMARTHA     Ikuti di twitter

Performa impresif Adnan Januzaj di pramusim bersama Manchester United dalam tur Asia mulai membuat gelandang muda itu mendapatkan sorotan. Namun, betapa gemilangnya penampilan Januzaj saat itu, masih belum bisa membuat dunia sepakbola bergolak karena gengsi pertandingan yang hanya berlabel 'persahabatan' atau uji coba membuat performa pemain berusia 18 tahun itu masih dipandang sebelah mata.

Barulah ketika Januzaj dipercaya oleh pelatih David Moyes untuk menjalani debutnya sebagai pemain starter ketika United bertandang ke markas Sunderland dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris, ia benar-benar bisa memukau banyak pihak dengan aksinya.

Di pertandingan itu, Januzaj tampil sebagai pahlawan dengan mencetak dua gol yang membawa Setan Merah meraih kemenangan dengan skor 2-1 atas The Black Cats.

Sinar Januzaj tidak akan terlalu silau andai saja United saat itu tengah menjalani performa yang menanjak. Tetapi, semua tahu United berada dalam fase terburuk mereka dalam 24 tahun terakhir dengan mengoleksi tujuh poin dari enam laga sebelum meraih kemenangan atas Sunderland.

Hal itu membuat performa Januzaj sangat menonjol dan kemudian mendapatkan sorotan dari banyak pihak. Namun, kali ini sang pemain bukan hanya menjadi bidikan klub-klub besar Eropa, tetapi juga negara-negara mulai berebut untuk mendapatkan jasa untuk timnasnya!

Seperti yang diketahui, Januzaj bisa memperkuat timnas Belgia melalui tanah kelahirannya dan paspornya, Albania melalui etnis orang tuanya dan Serbia melalui status orang tuanya di Kosovo, dan juga Turki.

Sebenarnya, banyak pihak telah memasukkan Januzaj ke dalam generasi emas Belgia, yang merupakan negara kelahirannya. Dengan adanya pemain-pemain seperti Eden Hazard, Romelu Lukaku, Vincent Kompany, Marouane Fellaini dan bintang-bintang lainnya, membuat kemunculan Januzaj sebagai pemain sepakbola kelahiran Belgia sudah dianggap wajar.

Tetapi, kontroversi mulai mencuat ketika pelatih tim nasional Inggris Roy Hodgson mencetuskan ide untuk membajak Adnan Januzaj dengan cara naturalisasi berdasarkan aturan residensi FIFA.

Hodgson mengatakan: "Tidak diragukan lagi dia memiliki talenta luar biasa dan kami memantaunya tetapi akan ada banyak hal yang akan didiskusikan."

"Dia telah berada di United untuk waktu yang lama dan tentu saja diskusi ini akan menjadi perdebatan serius sebelum kami mulai menaturalisasi pemain. Ya [dia bisa bermain untuk timnas Inggris] jika dia dinaturalisasi atau jika dia menjadi pemain binaan."

Hal tersebut tentu memantik reaksi dari berbagai pihak, terutama dari mantan pemain timnas Inggris. Matt Le Tissier dan Paul Merson telah mengungkapkan ketidaksetujuannya terhadap rencana naturalisasi tersebut.

Meski kontroversi tercipta sejak pernyataan Hodgson, namun usaha untuk mengambil Januzaj dari negara kelahirannya sudah dilakukan oleh Albania pada Agustus kemarin. Pelatih Albania, Gianni De Biasi, pada Agustus kemarin mengatakan bahwa Januzaj memiliki talenta luar biasa dan federasi Albania sedang menunggu waktu yang tepat untuk menghubungi dan memanggilnya ke timnas.

Tarik menarik yang dilakukan oleh tiap negara ini juga seolah tidak diambil pusing oleh Januzaj. Beberapa kali pelatih timnas Belgia, Marc Wilmotts, memanggil dirinya untuk memperkuat timnas, tetapi sang pemain menolak dan lebih memilih untuk sebisanya mengulur waktu, keputusan yang membuat situasi semakin rumit.

Kroasia akhirnya juga tidak mau kalah, seolah memanfaatkan situasi yang cukup keruh, manajer timnas U-21 Ivo Susak mengklaim bahwa Januzaj memiliki darah Kroasia melalui ibunya. Sehingga, bertambah satu lagi negara yang menginginkan jasa pemain berusia 18 tahun itu.

Piala Dunia akan digelar tahun depan, cukup mengejutkan Januzaj masih enggan memenuhi panggilan timnas Belgia, yang saat ini dihuni pemain-pemain papan atas Eropa. Sikap Januzaj ini bisa membuat negara-negara yang terlibat dalam kondisi "waspada perang", dan bila menunda terlalu lama, keputusan akhir Januzaj bisa membuat beberapa pihak "sakit hati".


Liga Primer Inggris >> Halaman Khusus Sepakbola Inggris
>> Berita Sepakbola Inggris Lainnya
>> Semua Klub EPL & Panduan 2013/14
>> Klasemen Liga Primer Inggris
>> Jadwal & Hasil Liga Primer Inggris
>> Daftar Transfer Liga Primer Inggris
>> Rapor Pemain Liga Primer Inggris

Tendangan Bebas

Perlukah Inggris menaturalisasi Adnan Januzaj?

Terkait