thumbnail Halo,

Meski timnya sedang dalam performa yang buruk, namun manajer Manchester United itu punya sesuatu yang bisa membuatnya tenang. Apa saja?


GOALOPINI    ADHE MAKAYASA     Ikuti di twitter

Fans Manchester United di seluruh dunia mungkin akan lesu jika membicarakan tim kesayangannya untuk saat ini. Hal ini wajar adanya, lantaran tim yang mereka puja baru saja menuai serangkaian hasil buruk.

Dari enam laga perdana Liga Primer musim 2013/14, Setan Merah baru mengoleksi tujuh poin, dengan menelan kekalahan sebanyak tiga kali, yang di mana menjadi awalan buruk mereka sejak 1989/90.

Berbagai pertanyaan lantas muncul terkait awalan musim mereka yang terlihat suram, salah satu diantaranya adalah mempertanyakan kapabilitas seorang David Moyes, manajer yang menggantikan Sir Alex Ferguson di musim panas kemarin.

Apakah benar seorang Moyes tidak layak untuk menangani Wayne Rooney dkk? Penilaiannya tentu tidak bisa diberikan sekarang. Lantaran pria Skotlandia itu baru bertugas selama beberapa bulan di Old Trafford.

Kini, United beserta Moyes terjerembab di urutan ke-12 di tabel klasemen sementara -- sesuatu yang sangat jarang terjadi tentunya. Meski fakta berbicara demikian, namun mantan manajer Everton itu tidak perlu gundah gulana, galau, dan sebagainya, karena ia memiliki lima alasan untuk tidak panik. Berikut Goal Indonesia jabarkan alasan-alasan tersebut.

1. Musim Baru Dimulai dan Jalan Masih Panjang

Setelah menandatangani kontrak selama enam tahun pada musim panas kemarin, tentu David Moyes membutuhkan waktu untuk mempelajari struktur dan seluk-beluk klub barunya. Tiga bulan yang ia habiskan sejauh ini tidak bisa dijadikan penghakiman meski klubnya menelan serangkaian hasil mengecewakan.

Hey, ingatkah Anda ketika Sir Alex Ferguson pertama kali mendaratkan kakinya di Manchester? Sedikit flashback, Ferguson muda, yang merupakan juara di Skotlandia, membutuhkan waktu tiga tahun untuk meraih gelar pertamanya di Old Trafford. Musim pertamanya di United pun tidak tergolong mulus, karena ia hanya bisa menempatkan The Red Devils di urutan ke-11 dan gagal meraih trofi.

Akan tetapi, setelah ia jatuh cinta lebih dalam dengan United, klub yang ia tukangi pun sukses bertransformasi menjadi sebuah kekuatan baru. Sejak itu, berbagai trofi lantas datang silih berganti hingga ia menuntaskan masa baktinya pada akhir musim kemarin.

Jadi, meski tengah dalam performa yang kurang menggembirakan, namun tetap yakinlah bahwa sang manajer baru akan membuat klub kesayangan Anda selangkah lebih maju. Ingat! Musim baru dimulai dan jalan masih panjang.  


2. Susunan Pemain Masih Sama, Skuat Juara 2012/13

Meski tidak banyak melakukan aktivitas transfer di bursa jual-beli musim panas kemarin, skuat United seharusnya masih mampu bersaing. Dalam hal ini, materi pemain yang dimiliki Moyes tidak jauh berbeda dengan yang dimiliki Sir Alex.

Dan tentu Anda paham betul, dari lini belakang hingga depan, skuat Setan Merah diisi oleh pemain-pemain jempolan. Selebihnya, kebanyakan dari mereka merupakan anggota di tim nasionalnya masing-masing. Jadi, kurang apa lagi?

Jangan jadikan rentetan kekalahan di musim perdana sebagai cap akan kegagalan. Moyes pun tidak perlu panik, karena tugasnya kini hanyalah membangunkan sang juara yang tengah terlelap.


3. Old Trafford Selalu Mendukung

Suara sumbang dari luar dan dunia maya tak perlu dihiraukan oleh Moyes, karena publik Old Trafford akan selalu memberikan dukungannya kepada sang manajer baru.

Meski kini remuk redam, publik di Theatre of Dreams dipastikan tidak akan mencemoohnya, lantaran mereka dikenal sebagai salah satu yang paling bisa memberi suntikan motivasi.

Terlepas banyaknya kritik yang dialamatkan kepadanya, Moyes juga harusnya belajar guna membalas selentingan miring yang berkembang. Sekali lagi, tak perlu gusar.


4. Jajaran Direksi Memberi Kebebasan Berekspresi

Jajaran direksi di Old Trafford terbilang loyal terhadap seorang manajer. Mereka akan berusaha untuk memberi yang terbaik guna memajukan klubnya di masa mendatang.

Mereka sadar, pergantian manajer secara berkala tidak akan bermanfaat karena filosofi yang ada mengajarkan mereka untuk tidak melakukannya. Sebaliknya, memberi kebebasan berekspresi mungkin akan berarti karena hal tersebut merupakan bagian dari proyek jangka panjang.

Ingat, United bukanlah klub instan dan berpikir secara serampangan -- sesuatu yang ada saat ini bakal menjadi bagian untuk masa depan.


5. Sosok Terpilih

Kasak-kusuk terkait siapa pelatih Manchester United selanjutnya akhirnya terjawab pada Mei kemarin. Dalam hal ini, jawaban tersebut diumumkan secara langsung oleh manajer legendaris Sir Alex Ferguson, dengan mempercayakan tongkat estafet kepada David Moyes.

Seperti diketahui, Moyes menjadi pilihan Sir Alex pada Mei kemarin, terlepas banyaknya opsi yang telah menawarkan diri, salah satunya adalah Jose Mourinho, manajer Real Madrid yang kini balik menukangi Chelsea.

Bisa dibilang Moyes merupakan The Chosen One, karena ia merupakan pemenang di antara sederet pelatih gemilang yang menawarkan jasanya untuk membesut Setan Merah.

Sebagai penutup, izinkan saya mengutip pernyataan dari Fergie, yang berbunyi: ‘I'd also like to remind you that we've had bad times here. The club stood by me. All my staff stood by me. The players stood by me. So your job now is to stand by our new manager. That is important.’


Liga Primer Inggris >> Halaman Khusus Sepakbola Inggris
>> Berita Sepakbola Inggris Lainnya
>> Semua Klub EPL & Panduan 2013/14
>> Klasemen Liga Primer Inggris
>> Jadwal & Hasil Liga Primer Inggris
>> Daftar Transfer Liga Primer Inggris
>> Rapor Pemain Liga Primer Inggris

Tendangan Bebas

Mampukah David Moyes mengangkat performa Manchester United?

Terkait