thumbnail Halo,

£42,5 juta adalah jumlah yang dikucurkan Wenger guna mendatangkan Ozil ke Arsenal. Jika melihat sejarah, pembelian mahal Arsenal tak selalu sukses. Kali ini tepat atau sesat?


GOALOLEH  YUDHA DANUJATMIKA     Ikuti di twitter

Penutupan jendela transfer kerap kali menghadirkan kejutan. Pembelian mahal Mesut Ozil oleh Arsenal pun menjadi salah satunya. Gelandang Jerman itu sukses diboyong oleh Arsene Wenger dengan mahar £42,5 juta, tepat di hari terakhir bursa transfer (2/9).

Pendaratan Ozil ini sekaligus menjadi pembelian termahal Arsenal, memecahkan rekor pembelian Jose Antonio Reyes seharga £17,6 juta pada musim 2003/04. Banyak spekulasi lahir dari sini, mengingat bahwa pembelian mahal Arsenal tak selalu berjalan mulus.

Ozil buah kepanikan?
Sekilas, transfer gelandang der Panzer ini memang tampak seperti pembelian buru-buru. Bagaimana tidak? Arsene Wenger yang tak pernah mengucurkan uang lebih dari £20 juta secara mengejutkan memecahkan track-record itu dengan mendatangkan Ozil dari Madrid.

Belum lagi, Arsenal yang kerap kali membeli pemain muda untuk dipoles jadi emas, justru membeli pemain yang notabene sudah matang. Karakter Wenger yang kalem, tak buru-buru, dan pandai mencari daun muda seolah menguap dengan adanya pembelian Ozil. tak heran,wacana mengenai kepanikan pun naik ke permukaan.

Selama musim panas ini, The Professor memang kurang menonjol dalam pembelian pemain. Kalaupun iya, yang menonjol justru kegagalan menggaet pemain seperti Gonzalo Higuain, Christian Eriksen, dan Stevan Jovetic. Laga pertama di Liga Primer yang berujung kekalahan 3-1 dari Aston Villa pun memancing amarah suporter dan memberikan tekanan pada sang manajer.

Cedera para punggawa Gunners pun melahirkan kekhawatiran tersendiri mengingat kurang kuatnya pelapis tim London ini. Secara singkat, pembelian ini bisa dikatakan buah kepanikan, namun bisa juga tidak. Kedatangan Mesut Ozil memang sesuai kebutuhan Arsenal yang masih pincang sejak ditinggal Cesc Fabregas. Namun, harga mahal kali ini bisa dikatakan sebagai buah kepanikan dari kebutuhan mendesak Arsenal yang sudah lama puasa gelar.

Sepak terjang pembelian mahal Arsenal di awal musim
Di setiap musimnya, tentu ada satu pembelian mentereng yang dilakukan oleh Wenger. Reyes dan Ozil hanya dua dari sekian pembelian mahal itu. Dari pembelian yang konon mahal itu, ada beberapa yang jadi legenda, ada pula yang harus menghabiskan banyak waktunya di bangku cadangan. Harga tak selalu berbicara di sejarah pembelian Arsenal. Berikut daftar pembelian yang menarik untuk disimak itu:

PEMBELIAN MAHAL ARSENAL DI ERA WENGER
MUSIM NAMA PEMAIN
HARGA
1996/97 Patrick Vieira
£4,7 juta
1997/98 Marc Overmars £6,6 juta
1998/99 Nwankwo Kanu £5,5 juta
1999/00 Thierry Henry £14,1 juta
2000/01 Sylvain Wiltord £15,4 juta
2001/02 Giovanni van Bronckhorst £11,8 juta
2002/03 Gilberto Silva £6,07 juta
2003/04 Jose Antonio Reyes £17,6 juta
2004/05 Manuel Almunia £4,4 juta
2005/06 Aliaksandr Hleb £13,2 juta
2006/07 Tomas Rosicky £8,8 juta
2007/08 Eduardo £11,8 juta
2008/09 Andrey Arshavin £14,5 juta
2009/10 Thomas Vermaelen £10,5 juta
2010/11 Laurent Koscielny £11 juta
2011/12 Alex Oxlade-Chamberlain £12,1 juta
2012/13 Santi Cazorla £16,7 juta
2013/14 Mesut Ozil £44 juta

Tak selamanya pemain mahal memberi kontribusi positif. Beberapa nama di atas pun ada yang justru menangkarkan kesia-siaan, bahkan kerugian. Sebut saja transfer termahal sebelum Ozil, yakni Reyes.

Harga £17,6 juta untuknya tidak sebanding dengan sumbangsihnya di lapangan. Sempat bersinar di Sevilla, kedatangannya ke Arsenal pun menghadirkan senyuman banyak pihak. Aksinya di awal musim pun patut diacungi jempol. Namun, ia sulit beradaptasi dan ia tak dapat mempertahankan performa puncaknya. Enam belas gol dalam 69 laga pun menjadi pencapaian maksimalnya.

Ada pula Andrey Arshavin yang cemerlang bersama Rusia di Euro 2008, namun terbenam karirnya karena sekian banyak hal. Dibeli dari Zenit St. Petersburg, hanya mencetak 23 gol dalam 105 laga bersama The Gunners. Aliaksandr Hleb, Giovanni van Bronckhorst juga masuk ke daftar pembelian tak sukses walau sempat tampil gemilang di awal pembelian.

Kendati melahirkan beberapa kegagalan, nama Patrick Vieira tentu tak bisa dilupakan sebagai pembelian brilian Wenger. Pembelian mahal di debutnya ini justru menuai banyak pujian. Bagaimana tidak, hanya merogoh kocek sekitar £4,7 juta, gelandang blasteran Prancis-Senegal ini mampu memboyong tiga gelar EPL dan empat Piala FA. Kontribusinya bagi Arsenal tak dapat dipungkiri, luar biasa besar.

The Professor kembali melakukan pembelian permata saat memboyong Thierry Henry ke Highbury. Dibeli dengan harga yang tidak murah, penyerang Prancis itu sukses mempersembahkan dua gelar EPL dan tiga Piala FA selama 8 tahun karirnya di Arsenal. Santi Cazorla, Thomas Vermaelen, dan Laurent Koscielny pun termasuk pembelian yang cukup sukses walau belum menelurkan gelar bagi Arsenal.

Uang memang tak selalu bicara di sejarah transfer Arsenal. Beberapa nama seperti Robert Pires, Cesc Fabregas justru mereka datangkan dengan biaya yang terbilang sedikit. Pembelian mahal mereka pun justru tampak seperti untung-untungan, mengingat beberapa dari mereka justru tersungkur di London. Kali ini, Arsenal kembali melakukan transfer mahal untuk Mesut Ozil. Bisa dikatakan, Arsenal kembali berspekulasi dengan pembelian mahal mereka.

Solusi tepat atau sesat?
Semenjak ditinggal Cesc Fabregas, Arsenal memang kehilangan sentuhan magis di lini tengah mereka. Kombinasi Cazorla, Jack Wilshere, dan Aaron Ramsey pun terhitung belum mampu menutup lubang itu. Bisa jadi, Ozil adalah sosok yang mereka butuhkan, terutama di tengah badai cedera yang dialami klub asal London ini. Namun, di lini tengah akan ada persaingan posisi antara Cazorla dan Ozil. Salah satu mesti bergeser dan bisa berujung buruknya performa.

Dilihat dari statistik, walau mungkin pembeliannya terlampau mahal, 47 assist yang Ozil torehkan dua musim terakhir menjadi bukti nyata sumbangsih yang mungkin diberikan pada Arsenal. Namun, segalanya bisa terjadi di sepakbola. Statistik boleh bicara, namun banyak faktor yang tak bisa dirangkum statistik seperti potensi cedera, kesulitan adaptasi, masalah pribadi, dan sebagainya. Pembelian mahal ini pun tak terhindarkan dari kerugian jika yang terburuklah yang terjadi. Bagaimanapun, kedatangan Ozil belum tentu menjawab puasa gelar Arsenal.

Sebagai pamungkas, apakah pembelian Mesut Ozil tepat bagi kebutuhan Arsenal musim ini? Akankah ia menjadi pembelian mahal yang gagal? Lontarkan pendapat Anda melalui polling di bawah ini.


Liga Primer Inggris >> Halaman Khusus Sepakbola Inggris
>> Berita Sepakbola Inggris Lainnya
>> Semua Klub EPL & Panduan 2013/14
>> Klasemen Liga Primer Inggris
>> Jadwal & Hasil Liga Primer Inggris
>> Daftar Transfer Liga Primer Inggris
>> Rapor Pemain Liga Primer Inggris

Tendangan Bebas

Apakah pembelian Mesut Ozil tepat bagi kebutuhan Arsenal musim ini?

Terkait