thumbnail Halo,

Arsenal lagi-lagi harus puas mengakhiri musim dengan 'hanya' menempati posisi empat besar. Namun, skuat muda Arsene Wenger toh menunjukkan perkembangan positif.


GOALOLEH  DEFANIE ARIANTI

Arsenal kembali lolos dari lubang jarum setelah mengakhiri musim 2012-13 di posisi empat Liga Primer Inggris, sekaligus memastikan tiket kualifikasi Liga Champions musim depan. Itu dilakukan anak-anak asuh Arsene Wenger setelah mengejar defisit tujuh poin dari musuh bebuyutan Tottenham Hotspur dengan membukukan delapan kemenangan dan dua hasil imbang dalam 10 pertandingan terakhir.

Ini merupakan tahun kedelapan Arsenal gagal merengkuh gelar juara. Tapi, tampaknya raihan itu sudah cukup menghibur fans setia The Gunners, mengingat mereka sempat dicoret dari empat besar dan diyakini melewatkan kualifikasi Liga Champions. Arsenal memang mengawali musim dengan mengkhawatirkan, dan nyaris ‘tenggelam’ di balik performa impresif Tottenham.

Ditambah lagi, mereka juga kehilangan kapten sekaligus topskor musim lalu, Robin van Persie, yang memutuskan hijrah ke Manchester United. Kepergian RVP diyakini bakal membuat Arsenal terpuruk, meskipun Wenger telah mendatangkan sejumlah pemain kelas dunia seperti Lukas Podolski, Olivier Giroud dan Santi Cazorla.

Meskipun sempat tampil mengkhawatirkan, skuat baru Le Professor ternyata bisa bekerja sama dengan baik. Selain menunjukkan peningkatan performa di ajang Liga Primer, mereka juga sempat menampilkan permainan impresif di kompetisi seperti Piala FA dan Piala Liga.  Khusus di Piala Liga, The Gunners mendapat pujian berkat semangat pantang menyerah mereka saat menghadapi Reading di putaran keempat. Tertinggal empat gol di babak pertama, Arsenal berhasil membalikkan kedudukan dan lolos ke babak perempat-final melalui babak tambahan dengan skor akhir 7-5. Sayang, kerja keras itu berakhir sia-sia setelah disingkirkan klub  League Two (divisi empat) Bradford City di babak selanjutnya.

Sementara, di ajang Liga Champions, Arsenal sempat mengancam peluang juara Bayern Munich, yang akhirnya menjadi juara kompetisi.  Skuat Gudang Peluru bertemu Bayern di babak 16 besar dan takluk 3-1 di leg pertama. Namun, di leg kedua mereka menampilkan perlawanan ketat dan memetik kemenangan 2-0. Mereka hanya kurang satu gol untuk memupus asa The Bavarian melaju ke babak perempat-final. Namun, gol Giroud dan Laurent Koscielny menjadi gol terakhir Arsenal yang harus angkat kaki dari kompetisi bergengsi Benua Biru.


HIGHLIGHT

Kemenangan 1-0 atas Newcastle United di laga pamungkas Liga Primer memastikan Arsenal merebut tiket terakhir Liga Champions musim 2013-14. Hasil konsisten Arsenal selama sepuluh laga terakhir, ditambah keterpurukan Tottenham di beberapa laga, sukses membawa The Gunners mengakhiri musim di peringkat empat besar. Mereka unggul satu poin dari The Lilywhites.

Ini jelas menjadi kebanggaan tersendiri bagi Arsenal, mengingat persaingan sengit di antara kedua tim. Apalagi, Tottenham juga mengawali musim dengan performa lebih stabil ketimbang Arsenal.


MOMEN MENGECEWAKAN

Kehilangan Robin van Persie yang hijrah ke Manchester United jelang dimulainya musim 2012-13 tampaknya menjadi pukulan terbesar The Gunners. Ini bukan kali pertama manajemen klub melepas pemain andalan mereka ke klub-klub rival seperti halnya Samir Nasri dan Gael Clichy yang dipersilahkan hijrah ke Manchester City pada musim sebelumnya.

Selain itu, gagal mencapai babak semi-final Piala Liga setelah tersingkir oleh klub divisi empat melalui drama adu penalti juga menjadi salah satu momen terburuk klub Meriam London musim lalu. Padahal, mereka sempat menuai pujian setelah bangkit dari defisit empat gol dan berbalik memetik kemenangan 7-5 atas Reading pada babak sebelumnya.


PEMAIN TERBAIK MUSIM LALU

Cukup sulit memilih antara Santi Cazorla dan Theo Walcott sebagai pemain terbaik musim lalu. Keduanya tampil sangat mengesankan dan memberikan kontribusi besar bagi Arsenal. Walcott menjadi topskor Arsenal musim lalu dengan total 21 gol di seluruh kompetisi. Winger lincah asal Inggris ini juga kerap menjadi kunci kemenangan Arsenal di banyak laga. Jelas, performanya di musim 2012-13 jauh lebih berkembang ketimbang musim sebelumnya.

Namun, harus diakui bahwa Santi Cazorla sedikit lebih unggul dalam hal kontribusi terhadap Arsenal. Mantan bintang Malaga itu merupakan sumber kreasi serangan Arsenal di lini tengah dan tidak pernah ragu untuk bekerja keras menyuplai bola kepada barisan serangan The Gunners. Pemain internasional Spanyol yang tampil dalam 49 laga berhasil membukukan 12 gol dan 16 assist di seluruh kompetisi. Catatan yang impresif untuk pemain yang baru pertama kali merumput di Liga Primer.


RAPOR PELATIH:
ARSENE WENGER B+

Arsene Wenger tampaknya sudah terbiasa dengan tekanan untuk mengakhiri paceklik gelar yang sudah dijalani Arsenal selama delapan tahun. Beberapa pihak mengklaim sudah saatnya bagi pelatih Prancis untuk meninggalkan kursi pelatih di Emirates Stadium karena eksperimennya membangun tim muda terbukti tidak mampu mendatangkan trofi.

Namun, di sisi lain, Wenger juga berhasil membawa anak-anak asuhnya berpartisipasi di Liga Champions selama 16 tahun berturut-turut. Seburuk apapun performa Arsenal di awal musim, Le Professor mampu membangkitkan semangat bertarung armada The Gunners untuk memperbaiki performa di paruh musim kedua dan memastikan finis di posisi empat besar.


RAPOR TIM SECARA KESELURUHAN B-

Para punggawa Arsenal kembali harus puas mengakhiri musim di posisi empat besar tanpa merengkuh satupun gelar juara. Namun, mereka layak mendapat pujian karena Vermaelen dkk menunjukkan bahwa mereka punya semangat juang yang keras. Berkali-kali mereka melakukan comeback menakjubkan seperti ketika membungkam Reading 7-5 di ajang Piala Liga setelah sempat tertinggal empat gol, atau ketika nyaris menyingkirkan Bayern Munich di Liga Champions.

Tidak hanya itu, sejumlah punggawa Arsenal pun menunjukkan peningkatan perfoma signifikan dibandingkan musim sebelumnya. Theo Walcott adalah contoh yang paling mencolok setelah menjadi topskor Arsenal di seluruh kompetisi. Tapi, begitu juga Laurent Koscielny dan Per Mertesacker yang tampil sebagai dinding kokoh di lini pertahanan Arsenal, serta Lukasz Fabianski yang membuktikan bahwa dirinya belum ‘habis’ meski kehilangan status kiper utama kepada Wojciech Sczcesny.


TARGET MUSIM 2013/14

Jelas, target yang wajib dicapai Arsenal musim depan adalah memenangkan setidaknya satu gelar juara. Fans telah menunggu terlalu lama untuk kembali merasakan gelar juara dan nyaris kehilangan kesabaran. Apalagi, para petinggi klub sudah menggembar-gemborkan rencana mereka untuk belanja besar-besaran di bursa transfer pemain.







Liga Primer Inggris >> Halaman Khusus Sepakbola Inggris
>> Berita Sepakbola Inggris Lainnya
>> Semua Klub EPL & Panduan 2013/14
>> Klasemen Liga Primer Inggris
>> Jadwal & Hasil Liga Primer Inggris
>> Daftar Transfer Liga Primer Inggris
>> Rapor Pemain Liga Primer Inggris

Terkait