thumbnail Halo,

Berikut ini 11 pemain terbaik Liga Primer musim 2012/2013 pilihan GOAL.com.


OLEH   HENRY AA

GOAL.com Indonesia memilih para  pemain terbaik yang tampil di Liga Primer Inggris sepanjang musim 2012/13 dan inilah 11 pemain yang kami nilai tampil mengesankan di musim ini.

Manchester United berhasil merebut gelar juara yang diraih Manchester City pada musim lalu yang ditandai dengan pensiunnya Sir Alex Ferguson setelah 26 tahun menangani mereka. United banyak punya pemain bagus tapi hanya beberapa yang sangat menonjol karena Ferguson lebih mengutamakan kerjasama tim dan konsistensi permainan yang terbukti menghasilkan gelar Liga Primer ke-13 bagi timnya. Selain itu, banyak pemain yang tampil bagus secara individu dan cukup pantas masuk dalam tim pilihan GOAL.com Indonesia.

Sebagai tim juara, hanya ada dua pemain United yang masuk dalam daftar kami, sama jumlahnya dengan pemain Chelsea dan Tottenham. Ada beberapa pemain yang tampil cemerlang tapi tidak termasuk dalam Best XI pilihan kami karena persaingan yang begitu ketat di tiap posisi. Pada akhirnya, hanya 11 pemain yang kami nilai memberikan permainan terbaik sepanjang musim 2012/13.


PENJAGA GAWANG

ASMIR BEGOVIC
STOKE CITY
Laga: 38
Clean Sheets: 12

Kalau untuk jumlah tidak kebobolan dalam satu laga atau clean sheets, Joe Hart memang yang teratas dengan rekor 18 clean sheets. Tapi secara keseluruhan performanya jauh menurun dan termasuk mengecewakan di musim ini. Sedangkan Begovic tetap tampil konsisten meski tidak dikawal pemain belakang kelas dunia. Walaupun sempat menurun menjelang akhir musim, kiper asal Bosnia ini rajin membuat penyelamatan gemilang dan mencetak 12 clean sheets. Wajar saja kalau ia diburu klub-klub papan atas seperti Arsenal dan United.


PERTAHANAN
PABLO ZABALETA
DAVID LUIZ
JAN VERTONGHEN
LEIGHTON BAINES
MANCHESTER CITY
Laga/Gol: 15/2
CHELSEA
Laga/Gol: 30/2
TOTTENHAM
Laga/Gol: 33/4
EVERTON
Laga/Gol: 38/5

Untuk posisi bek sentral, duo Chelsea David Luiz dan Branislav Ivanovic pantas masuk dalam jajaran terbaik. Namun nama Luiz lebih dikedepankan karena punya kemampuan bertahan dan menyerang dengan sama baiknya, sedangkan Ivanovic lebih sering dipasang sebagai bek sayap kanan. Luiz juga bisa bermain sama baiknya di posisi gelandang bertahan.

Pemain asal Brasil itu akan membangun pertahanan yang tangguh bersama Jan Vertonghen. Mantan pemain Ajax ini langsung tampil cemerlang di musim debutnya di Liga Primer, bisa bermain sama baiknya sebagai bek kiri dan kerap membahayakan gawang lawan dengan tendangan maupun sundulannya.

Untuk bek sayap kanan, tidak ada pemain yang terlalu menonjol. Rafael tampil cukup bagus tapi nama Pablo Zabaleta lebih dipilih karena bermain lebih konsisten meski jumlah laganya lebih sedikit. Di awal musim, Maicon dan Micah Richards kerap bergantian dipasang, tapi tidak dianggap memuaskan sehingga Zabaleta kembali dipercaya.

Hasilnya, pemain yang juga bisa dimainkan sebagai bek kiri tampil memuaskan dan menjadi pemain belakang yang paling banyak melakukan tekel (113 tekel) di musim ini. Sedangkan Leighton Baines sudah diakui sebagai bek kiri Inggris terbaik dalam setahun belakangan ini dan mulai mengancam posisi Ashley Cole di timnas Inggris. Tangguh dalam bertahan dan aktif membantu serangan serta sangat produktif sebagai bek, Baines sempat diminati Ferguson dan bisa saja hijrah ke United pada musim mendatang.

GELANDANG
SANTI CAZORLA
JUAN MATA
MICHAEL CARRICK
GARETH BALE
ARSENAL
Laga/Gol:  38/12
CHELSEA
Laga/Gol: 35/12
MANCHESTER UNITED
Laga/Gol: 34/1
TOTTENHAM
Laga/Gol: 33/21

Tiga gelar bergengsi diraih Gareth Bale di musim ini yaitu PFA Player of the Year dan Young Player of the Year, ditambah gelar Pemain Terbaik Tahun Ini oleh sponsor Liga Primer, Barclays, semakin menegaskan eksistensi Bale sepanjang musim ini. Ia tidak tergoyahkan di posisi bek sayap kiri, sehingga nama Eden Hazard yang sebenarnya tidak kalah bagus harus dicoret dalam daftar kami.

Bale merupakan nyawa timnya, dengan kecepatan, dribel bola dan akurasi tembakan yang luar biasa, membuat Spurs nyaris saja lolos ke Liga Champions musim depan. Spurs harus berjuang keras mempertahankan pemain asal Wales ini dari incaran klub-klub top Eropa yang akan berlaga di Liga Champions.

Rival utama Spurs, Arsenal berhasil finis di peringkat keempat dan kembali lolos ke Liga Champions. Arsenal memang sempat tampil buruk di awal musim sebelum bangkit menjelang pertengahan musim, tapi ada satu pemain mereka yang tampil cemerlang dan konsisten sepanjang musim yaitu Santi Cazorla. Gelandang asal Spanyol ini berperan besar dalam tiap poin yang diraih timnya meski ini merupakan musim debutnya di Inggris dan Arsenal. Pemain yang bisa ditempatkan sebagai gelandang sayap maupun gelandang serang ini tampil di tiap laga the Gunners dengan membuat 12 gol dan 13 assists. Bersama Adebayor, Cazorla merupakan pemain yang terbanyak membuat assist dalam satu laga, yaitu empat assists saat Arsenal mengalahkan Wigan 4-1.

Pemain Spanyol lainnya yang juga tampil brilian adalah Juan Mata. Gelandang Chelsea ini bertubuh kecil tapi sangat lincah, punya tehnik tinggi dan merupakan penggerak utama penyerangan timnya. Dengan torehan 12 gol dan 13 assists (setara dengan Cazorla) dalam 35 laga sudah menunjukkan kehebatan pemain berusia 25 tahun ini.

Untuk posisi gelandang bertahan atau penyeimbang permainan nama Michael Carrick paling pantas dikedepankan. Ia berperan besar dalam membawa United merebut gelar liga dengan permainannya yang memukau, konsisten dan selalu bekerja keras serta mengutamakan kepentingan tim. Carrick merupakan salah satu dari empat pemain di musim ini lebih dari 3000 kali menyentuh bola. Langkah Ferguson untuk tidak mendatangkan Wesley Sneijder dan lebih mengandalkan Carrick terbukti jitu!

PENYERANG
LUIS SUAREZ
ROBIN VAN PERSIE
LIVERPOOL
Laga/Gol: 33/23
MANCHESTER UNITED
Laga/Gol: 38/26


Nama Luis Suarez memang akrab dengan kontroversi. Penempatannya di dalam Best XI pilihan kami maupun media lainnya di seluruh dunia pasti akan mengundang protes dan hujatan, terutama karena aksi tak terpujinya saat menggigit tangan bek Chelsea, Ivanovic. Namun kita tak bisa meminggirkan begitu saja bakat dan kemampuannya yang luar biasa.

Kalau saja tak terkena hukuman, Suarez bisa saja menjadi top skor atau bahkan meraih gelar PFA Player of the Year. Kalau bukan karena gol-gol pemain asal Uruguay tersebut, Liverpool mungkin terdampar di papan bawah, sehingga yang jadi pertanyaan besar apakah ia akan tetap bertahan di Anfield atau pindah ke klub top Eropa lainnya yang akan berlaga di Liga Champions.

Status Robin van Persie sebagai top skor Liga Primer untuk kedua kalinya berturut-turut membuatnya pantas berada dalam jajaran pemain terbaik di musim ini. Ditambah lagi, ia berperan besar dalam membawa United meraih gelar liga berkat gol-golnya yang kerap menjadi penentu kemenangan atau menghindarkan timnya dari kekalahan. Didatangkan dari Arsenal pada awal musim, pemain asal Belanda langsung bisa nyetel dengan pemain United lainnya dan cocok dengan gaya kepelatihan Ferguson.

Sosok van Persie sangat dominan di dalam tim, terbukti ia mampu meminggirkan penyerang lainnya seperti Wayne Rooney dan Danny Welbeck yang sebelumnya lebih dipercaya sebagai pemain utama. Sempat menurun di paruh ketiga musim, ia bangkit lagi dengan mencetak hat-trick ke gawang Aston Villa dan salah satu golnya disebut-sebut sebagai salah satu gol terbaik sepanjang sejarah Liga Primer.

Cadangan: David De Gea; Vincent Kompany, Rio Ferdinand, Marouane Fellaini, Eden Hazard, Theo Walcott, Christian Benteke


Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.

Terkait