thumbnail Halo,

Winger Tottenham Hotspur itu tak ingin mengulang lagi kegagalan musim lalu dengan gagal bermain di Liga Champions.

Tottenham Hotspur menjadi korban dari regulasi UEFA dengan gagal bermain di Liga Champions musim lalu meski mengakhiri musim dengan berada di empat besar.

Gara-garanya adalah sukses Chelsea menjadi juara Liga Champions, yang membuat slot terakhir harus diberikan kepada rival sekota Tottenham itu.

Diakui Gareth Bale, kegagalan Tottenham tersebut membuatnya frustrasi. Dia pun berharap momen mengecewakan tersebut tak lagi terulang di musim ini.

"Saya pikir saya yang paling kecewa dibanding orang lain yang menyaksikan final Liga Champions dan kerja keras kami berakhir sia-sia," ungkap Bale kepada The Sun.

Bale sempat mengira Bayern Munich bakal mengalahkan Chelsea, sebelum akhirnya mengetahui fakta berbicara lain.

"Tapi apa yang terjadi membuat kami bersemangat dan kami harus menggunakannya sebagai tambahan motivasi di musim ini," ungkapnya lagi.

"Jika kami bisa memenangi semua pertandingan, tak ada yang bisa menghentikan kami lolos kualifikasi, jadi semua tergantung kami."

"Kami sudah merasakan persaingan di Liga Champions sebelumnya dan saya tahu semua orang menginginkannya. Kami harus tetap menjaga fokus kami dan menuntaskan apa yang harus dibereskan," tegasnya.

Dinihari nanti, Tottenham akan menghadapi Chelsea di Stamford Bridge untuk memerebutkan tiket ke final Liga Champions musim depan.

Terkait