thumbnail Halo,

Tony Fernandes telah menyaksikan sendiri mana pemain yang berkomitmen dan mana yang tidak.


OLEH   AGUNG HARSYA     Ikuti @agungharsya di twitter

Setelah dikalahkan Everton 2-0 pada lanjutan Liga Primer Inggris akhir pekan lalu, pemilik Queens Park Rangers Tony Fernandes mengunjungi kamar ganti tim dan mengetahui apa yang akan dilakukannya dalam waktu dekat.

QPR dibayang-bayangi ancaman degradasi karena kekalahan menyebabkan perolehan poin mereka disamai juru kunci klasemen, Reading, yang menahan imbang Liverpool tanpa gol. Liga Primer masih menyisakan lima pertandingan bagi QPR, tapi rasanya sulit meningkatkan posisi karena mereka tertinggal sepuluh poin di belakang zona man.

""Saya mengunjungi kamar ganti usai pertandingan. Bicara dengan para pemain. Terlihat jelas siapa yang berkomitmen. Orang terakhir yang meninggalkan ruangan adalah Christopher Samba," cetus Fernandes kesal melalui Twitter.

"Jelas bagi saya siapa yang berkomitmen dan siapa yang tidak. Saya akan melakukan pembersihan dan menegakkan sikap. Banyak perubahan akan dilakukan."

Pembersihan pemain besar-besaran malah disambut keraguan manajernya sendiri, Harry Redknapp.

"Mereka semua mengantungi kontrak. Saya harap perkataan itu benar, tapi tampaknya takkan terjadi," ujarnya dilansir Daily Mail.

"Kalau saja mereka bermain lebih baik, mereka takkan berkiprah di Championship. Saya tidak tahu sama sekali situasi finansial klub. Hanya presiden yang mengetahuinya. Bahkan jujur saja saya belum membahas posisi saya, saya juga belum merasa perlu melakukannya."

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.

Terkait