thumbnail Halo,
Klub Inggris Diimbau Kenang Margaret Thatcher

Klub Inggris Diimbau Kenang Margaret Thatcher

Getty Images

Wafatnya eks PM Inggris Margaret Thatcher luput dari perhatian Derby Manchester.


OLEH   AGUNG HARSYA     Ikuti @agungharsya di twitter

Setelah Derby Manchester mengabaikan kematian eks Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher, muncul seruan agar sepakbola Inggris memberikan penghormatan ketika kompetisi level teratas bergulir lagi akhir pekan ini.

Thatcher tutup usia pada Senin (8/4) atau beberapa jam sebelum kick-off pertandingan Manchester United dan Manchester City di Old Trafford. Berlawanan dengan tradisi mengenakan ban hitam sebagai ungkapan belasungkawa, para pemain kedua tim tidak melakukannya sehingga memancing protes dari sejumlah kalangan.

Reading sudah memastikan akan melakukan "one minute silence" dan mengenakan ban hitam saat menjamu Liverpool di stadion Madejski, tetapi untuk mengenang tragedi Hillsborough karena kebetulan pertandingan digelar dua hari setelah peringatan 24 tahun tragedi. Peristiwa tragis itu terjadi pada masa kepemimpinan Thatcher dan menjadi awal pemberantasan hooliganisme di sepakbola Inggris.

Meski FA dan Liga Primer tidak akan melakukan upacara mengheningkan cipta secara khusus pada pertandingan akhir pekan ini, tetapi seremoni mengenang Thatcher akan dilakukan Wigan Athletic ketika berhadapan dengan Millwall pada semi-final Piala FA di Wembley, Sabtu mendatang.

Eks CEO FA Graham Kelly beberapa kali berbeda pendapat dengan Thatcher perihal pengelolaan sepakbola Inggris, tapi tak menghalanginya untuk menghimbau agar jasa-jasa "Iron Lady" dikenang dengan baik.

"Seharusnya sepakbola ikut menghargai jasa seorang mantan pemimpin. Mengenakan ban hitam merupakan tanda respek, tapi mengheningkan cipta lebih layak," ujarnya dilansir Daily Mail.

"Kami tidak selalu sependapat dan sepakbola tak selalu berjalan lancar semasa kepemimpinan beliau, tapi beliau seorang wanita tangguh. Beliau juga seorang yang penuh kasih sayang dan itu sesuatu yang akan saya ingat setelah tragedi Hillsborough."

Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait