thumbnail Halo,

Posisi Szczesny di kiper utama The Gunners berhasil dikeser Fabianski. Sang ayah pun menyalahkan Wenger atas kondisi tersebut.


OLEH  SANDY MARIATNA     Ikuti @fasandym di twitter

Ayah Wojciech Szczesny, Maciej Szczesny, mengkritik manajer Arsenal Arsene Wenger  yang memaksakan anaknya untuk bermain meski tengah cedera saat akhir musim lalu.

Setelah tampil mengecewakan di Euro 2012 bersama Polandia, Szczesny kini gagal menjadi kiper utama The Gunners dan posisinya digantikan oleh kompatriotnya Lukasz Fabianski.

“Wenger telah memulai untuk mencari korban. Ini tak seharusnya dilakukan oleh dia. Wojciech saat itu mengalami dua cedera serius. Dia bermain di bulan April dan Mei tahun lalu. Dia seharusnya tak setuju untuk bermain, tetapi pelatih memaksanya,” ungkap sang ayah kepada Przeglad Sportowy.

“Wojciech tak berlatih seminggu penuh dan pada Jumat ia hanya melakukan pemanasan, lalu bermain di hari Sabtu. Ia mudah terkena cedera dan performanya menurun. Wenger bermain-main dengan kesehatan seorang pria muda dan Wojciech dengan bodohnya setuju.”

“Wenger melakukan banyak kekacauan di bulan April dan Mei. Performanya yang menurun akhir-akhir ini adalah hasil dari dua bulan itu. Lalu di bulan Agustus, Wojciech mengalami cedera kaki. Setelah absen tujuh pekan, Wojciech hanya berlatih tujuh hari dan langsung bermain. Bagaimana bisa dia langsung berada di bentuk terbaiknya?” kritiknya.

Meski demikian, sang ayah tetap yakin anaknya mampu kembali menjadi kiper nomor satu dalam sepuluh tahun ke depan.


Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.

Terkait