thumbnail Halo,

Pertanyaan apakah Wayne Rooney masih memiliki masa depan di Manchester United kini mengemuka.


ANALISIS   M YANAR F     Ikuti @mohammadyanuar di twitter

Bak sebuah roda, petualangan Wayne Rooney di Manchester United kini ada di titik terendahnya. Mantan striker Everton itu tak lagi jadi pilihan utama Sir Alex Ferguson, yang memaksanya kerap terpinggirkan.

Momen ini juga sempat muncul pada Oktober 2010. Saat itu, Rooney menyatakan keinginan meninggalkan Old Trafford. Tak pelak, spekulasi di mana Rooney bermain di musim berikutnya pun berkembang.

Nah, spekulasi tersebut kembali muncul belakangan ini. Gara-garanya adalah ketika Fergie tak memasukkannya sebagai starter saat Manchester United dikalahkan Real Madrid 2-1 di Liga Champions kemarin.

Fergie berdalih Rooney mengalami cedera dan tak fit benar. Selain itu, Danny Welbeck juga lebih dibutuhkan tim untuk menutup pergerakan Xabi Alonso. Ya, Welbeck yang lebih dibutuhkan, bukan Rooney.

Jika sudah begini, tak salah jika banyak spekulasi yang berkembang bahwa Rooney mungkin memang tak lagi dibutuhkan Manchester United di masa-masa mendatang. Keberadaan Robin Van Persie dan Javier Hernandez sebagai bomber, dan Welbeck sebagai penyerang lubang, posisi yang juga bisa dijalankan dengan baik oleh Shinji Kagawa, Antonio Valencia bahkan Nani, membuat Rooney terpinggirkan dengan sendirinya.

Namun betulkan Rooney tak lagi berharga bagi Manchester United dan Fergie?
STATISTIK WAYNE ROONEY

2012-13: 26 laga - 12 gol - 12 assists

2011-12: 38 laga - 29 gol - 4 assists

2010-11: 37 laga - 15 gol - 13 assists

2009-10: 39 laga - 31 gol - 5 assists

2008-09: 43 laga - 16 gol - 10 assists

2007-08: 38 laga - 15 gol - 10 assists

2006-07: 47 laga - 18 gol - 11 assists

2005-06: 40 laga - 16 gol - 9 assists

2004-05: 35 laga - 14 gol - 3 assists


Secara statistik, spekulasi itu bisa dibantah. Di musim ini, Rooney sudah terlibat dalam 24 gol dari 26 penampilan. 12 gol dilesakkannya, dan 12 lainnya dalam bentuk assists. Menurut Opta, rata-rata gol dan assists yang dibuatnya di musim ini mencapai 92 persen.

Secara keseluruhan, performa Rooney sejak hijrah ke Old Trafford pada 2004 adalah 166 gol dari 343 pertandingan, dengan 33 gol lain dilesakkan bersama timnas Inggris di 79 caps.

Jadi, dengan situasi statistik seperti ini, Fergie memang harus mempertimbangan matang-matang melepas salah satu pemain terbaik Manchester United itu.

Akan tetapi, Fergie punya keberanian untuk mengambil risiko seperti ini. Pada tahun 1990, Jim Leighton, kiper nomor satu United pada saat itu, yang dibawa Fergie dari Aberdeen, dicadangkan di final Piala FA melawan Crystal Palace. David Beckham juga merasakan sikap tegas Fergie pada 2003, saat laga Liga Champions melawan Real Madrid. Ruud Van Nistelrooy, salah satu striker terbaik yang dimiliki United, juga tersingkir dari tim utama di final Piala Liga 2006. Pada akhirnya, ketiganya tersingkir dari klub dan hijrah ke tim lain.

Rooney bisa saja bernasib seperti ketiga pemain tersebut. Isyarat untuk dirinya lepas juga banyak sekali, mulai dari ketertarikan Fergie pada Robert Lewandowski, bomber Borussia Dortmund.

Rencana pemangkasan anggaran gaji klub juga membuat Rooney terancam didepak. Gaji 250,000 pounds per minggu yang didapatkannya di United dirasa terlalu tinggi. Dengan usia yang masih masuk kategori produktif, United bisa mengambil keuntungan dengan melepas Rooney ke tim lain dengan harga tinggi, paling tidak mendapatkan 40 juta pounds.

Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah apakah Manchester United masih menjadikan Rooney sebagai opsi terbaik mereka, bila dikaitkan dengan kontribusinya selama ini.

Mengenai nasib Rooney ini, meminjam istilah dari fans Arsenal terhadap Arsene Wenger dulu, fans United mungkin akan berkata "In Ferguson we trust".

Ikuti perkembangan terkini dari bursa transfer dan gosip pemain di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita transfer pemain yang disertai daftar lengkap transfer pemain setiap klub Eropa maupun Indonesia.

Terkait