thumbnail Halo,

Jauh dari keluarga adalah hal tersulit dalam diri Christopher Samba.


OLEH   ANUGERAH PAMUJI     Ikuti Anugerah Pamuji di twitter

Christopher Samba menyatakan dirinya sama sekali tidak menyesal meninggalkan Anzhi dan pulang kembali ke Inggris untuk membela QPR.

Samba justru mengaku senang, karena dia kini kembali dekat dengan keluarganya.

"Saya kira transfer ini banyak yang menyalahartikan. Di Anzhi, saya masih memiliki kontrak tiga tahun dengan gaji besar. Tentu saja jika saya merapat ke QPR tidak akan menghadirkan uang melimpah," buka Samba.

"Saya kembali ke Inggris atas alasan personal, tetapi saya yakin jika Anzhi akan menjadi salah satu klub besar dunia. Mereka memiliki owner yang berinvestasi begitu banyak untuk tim."

"Jadi Anda sadar Anda harus menjadi gila untuk meninggalkan tim seperti ini. Tapi ini semua masalah saya, yang ingin kembali untuk anak saya."

"Saya punya dua buah hati, saya ingin memiliki kehidupan yang bahagia. Itulah kenapa saya memutuskan untuk kembali ke Inggris, namun Anzhi suatu saat bakal menjadi tim terbesar dunia," tandas Samba.





Terkait