thumbnail Halo,

Fan Liverpool Moe Wai membagi pengalamannya menjadi penggemar The Reds di Myanmar dan seberapa jauh mereka berjuang untuk mendapatkan status Pendukung Resmi Liverpool.


OLEH   MOE WAI      PENYUSUN   ADHE MAKAYASA    
Sepakbola Myanmar dan Inggris akhirnya bersatu.

Fans Liverpool di Myanmar secara sah telah diberi status sebagai Pendukung Resmi Klub Liverpool (OLSC) setelah bertahun-tahun tanpa kejelasan.

Mereka menamai mereka dengan 'Myanmar Reds', dan ini adalah cerita mereka.

Di Myanmar, sepakbola adalah olahraga nasional dan Liga Primer Inggris menjadi salah satu daya tarik utama penggemar bola. Dari kota besar hingga desa terkecil, dan dari ujung utara sampai pedalaman selatan di negara itu -- nama besar klub-klub Liga Primer selalu terdengar. Dalam hal ini, Liverpool menjadi salah satu diantaranya.

Sebagian besar masyarakat Myanmar, yang tekun bersorak untuk pahlawan Anfield mereka, memposisikan dirinya lebih dari penggemar. Pada kenyataannya, mereka adalah pendukung 'garis keras'. Dengan menjadi pengagum, mereka pun merasa bangga dengan julukan 'The Reds' yang disandang Liverpool. Mengambil ide dari sana, basis fans mereka lantas diberi nama Myanmar Reds.

You'll Never Walk Alone (YNWA) adalah slogan yang menginspirasi Myanmar Reds. Ingin tahu mengapa?

Ketika fans Liverpool di seluruh dunia punya kesempatan untuk mengunjungi dan menyentuh marka 'This is Anfield', fans di Myanmar hanya bisa duduk dan mengagumi pujaannya dari layar televisi. Terlebih lagi, ketika the Reds mengadakan tur ke Asia Tenggara, Myanmar justru dilewatkan, yang membuat penggemar di sini merasa iri.

Fans di Myanmar selalu ingin hal yang lebih. Mereka punya hasrat yang sama dengan yang lainnya, namun keinginan melihat Liverpool hanya sebatas impian untuk negara terisolasi seperti Myanmar. Atas dasar itu, mereka lantas tergerak untuk mendapatkan pengakuan secara resmi dari Anfield.

Tidak peduli seberapa terjalnya jalan mereka, Myanmar Reds tidak pernah menyerah. Slogan YNWA menjadi energi tersendiri yang memicu perjuangan mereka. Setelah lima tahun mencoba untuk menempatkan fan club di 'peta' Liverpool, segalanya berubah bagi mereka pada 2011. Dengan kondisi politik yang mulai mereda, Myanmar Reds bersatu untuk aktif di Facebook.

Selain berkumpul saat Liverpool bertanding, Myanmar Reds juga terlibat dalam kegiatan amal. Mereka menyumbangkan barang-barang dan uang mereka untuk korban ranjau darat, anak yatim, sekolahan, kuil dan rumah sakit.

Mereka berkontribusi sebanyak yang mereka mampu, walau mereka memiliki uang yang sedikit. Namun, mereka memiliki slogan "You'll Never Walk Alone" yang selalu tertanam di benak mereka. Myanmar Reds mendonasikan 50 sen untuk setiap $1 yang digunakan dalam kegiatan amal. Semua ini dilakukan guna mendapat status sebagai Pendukung Resmi Klub Liverpool (OLSC).

Sejak itu, Myanmar Reds lantas tertantang untuk memenuhi persyaratan guna mendapatkan status OLSC. Mereka terus mendukung Liverpool dengan keras, terlepas hasil akhir yang diperoleh klub yang mereka bela, dan bahkan, bila perlu, mereka akan menyumbangkan darahnya atas nama klub penghuni Anfield.

Setelah berbulan-bulan tidak mendapat jawaban dari OLSC, beberapa dari mereka kehilangan harapan, namun sebagian tetap menjaga 'iman' mereka.

Akhirnya, rasa optimisme mereka terjawab pada 15 Februari ketika Myanmar Reds akhirnya diberi status OLSC yang telah lama mereka idamkan. Di laman resmi Liverpool, negara Myanmar diberi tanda sebagai suporter resmi klub Liverpool.


Setelah mendapat pengakuan, Myanmar Reds akan selalu mendukung Liverpool. Dan jika para pendukung lain kebetulan berada di Yangon dan mencari tempat untuk menonton pertandingan The Reds, Myanmar Reds menyediakan acara nonbar di Foam Cafe, 11th Street, di sudut jalan Maha Baandoola. Semuanya dipersilahkan untuk bergabung.

Untuk kontak yang lebih detil, bisa langsung ditujukan ke laman Liverpool Fan Club.


Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.

 

Terkait