thumbnail Halo,

Ada standar pembatasan yang disepakati dan apabila ada klub yang melanggar, akan ada sanksi pengurangan angka.


OLEH   M YANUAR F     Ikuti @mohammadyanuar di twitter
Klub-klub Liga Primer Inggris mencapai kesepakatan untuk melakukan pembatasan dalam hal pembayaran gaji pemain dan pengeluaran lewat pengendalian finansial atau harus menghadapi sanksi pengurangan angka.

Kesepakatan itu dicapai tiga hari setelah UEFA memperingatkan klub bahwa nilai gaji pemain yang tinggi bisa mengancam kelangsungan hidup klub-klub Eropa.

Standar yang disepakati adalah klub yang memiliki tanggungan pembayaran gaji yang melebihi $82 juta hanya bisa meningkatkan nilai kewajiban membayar gaji $6 juta per musim untuk tiga tahun ke depan, apabila ada peningkatan pendapatan hak siar televisi.

Dan klub hanya boleh mengalami kerugian sebesar $165 juta mulai tahun 2013-2016.

Kesepakatan ini lebih bersahabat bagi klub dibanding aturan Financial Fair Play milik UEFA, yang memaksa tim masuk ke kompetisi Eropa hanya apabila keuangan mereka berada dalam kondisi yang stabil.

"Semua klub memahami apabila ada pihak yang pengeluarannya melebihi 105 juta pounds, kami akan siap menjatuhkan sanksi pengurangan angka," demikian menurut Richard Scudamore, chief executive Liga Primer.

Aturan ini disusun untuk mencegah kebangkrutan klub eperti yang dialami Portsmouth di tahun 2010.

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.

Terkait