thumbnail Halo,

Paolo Di Canio gerah dengan ketidakpastian situasi Swindon Town saat ini.


OLEH   AGUNG HARSYA     Ikuti @agungharsya di twitter
Paolo Di Canio menyatakan sedang menimbang-nimbang untuk meninggalkan posisi sebagai manajer Swindon Town karena konflik dengan manajemen klub League One itu.

Swindon diambil alih sebuah konsorsium lokal awal pekan ini sehingga terhindar dari masalah masuk pengurusan pihak administrasi. Akibat masalah pengambilalihan itu, pihak Football League menolak perekrutan tiga pemain baru Swindon serta penjualan Matt Ritchie guna mengumpulkan dana. Kisruh ini membuat Di Canio gerah.

"Saya terpaksa mempertimbangkan masa depan saya karena entah bagaimana saya harus lanjut bekerja dengan situasi seperti ini," ujar pria asal Italia itu dilansir BBC Sport.

"Terlalu banyak pertanyaan yang belum terjawab. Masa depan saya diselubungi ketidakpastian. Untuk saat ini, masa depan saya tidak jelas."

Di Canio menangani Swindon sejak Mei 2011 dan berhasil membawa mereka kembali promosi ke League One. Musim ini, mereka mampu menduduki peringkat ketiga League One dan mencapai final Johnstone's Paint Trophy. Sayangnya, masalah finansial mendera stabilitas klub beberapa pekan belakangan setelah investor Andrew Black menyerah menanggung dana operasional klub dan hendak melepas kepemilikannya.

Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait