thumbnail Halo,

Ferguson meminta para pemain agar lebih mengasah kemampuan mengeksekusi tendangan penalti.


OLEH    DONNY AFRONI

Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson tidak bisa menutup kekesalahannya atas kegagalan eksekusi penalti Wayne Rooney ketika mengalahkan West Ham United 1-0 di laga ulang babak ketiga Piala FA.

United mendapat hadiah penalti pada menit ke-78 setelah Jordan Spence melakukan handball atas bola crossing Ryan Giggs. Bertindak sebagai eksekutor, Rooney gagal melaksanakan tugasnya karena bola hasil tendangan 12 pas melambung di atas gawang.

Dengan demikian, Rooney telah gagal mengeksekusi penalti lima kali, dan hanya mampu melesakkan empat. Ferguson pun meminta pemain agar meningkatkan kualitas eksekusi penalti mereka.

“Menurut saya, kami harus meningkatkan hal itu. Tendangan penalti merupakan kesempatan untuk mengambil keuntungan dari sebuah pelanggaran, handsball, atau apa pun itu untuk mencetak gol,” cetus Ferguson kepada wartawan.

Ferguson lalu membandingkan dengan konversi penalti yang diraih Southampton melalui Matthew Le Tissier.

“Jika Anda membicarakan penalti, banyak perbincangan [rekor bagus] Rickie Lambert dari Southampton. Itu penendang penalti sesungguhnya,” ujar Ferguson.

“Ada beberapa contoh bagus dalam beberapa tahun. Matthew Le Tissier mencetak gol penalti 47 dari 48 kesempatan.”

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.

Terkait