thumbnail Halo,

Pablo Zabaleta menilai tekel dengan dua kaki seharusnya tidak pasti kartu merah.


OLEH TEGAR PARAMARTHA                                                                        Ikuti di twitter
Bek Manchester City Pablo Zabaleta mengatakan pemain-pemain merasa kebingungan dengan aturan tekel di Liga Primer Inggris.

Seperti yang diketahui, City merasa berang dengan diusirnya kapten Vincent Kompany saat menekel Jack Wilshere. Dan akhirnya FA pun mencabut kartu merah pemain asal Belgia tersebut setelah City mengajukan banding.

"Ya, peraturan ada untuk melindungi pemain yang menyerang. Tetapi untuk bek, kami mendapatkan resiko dikartu merah untuk setiap tekel. Ini sulit dipahami apa yang harus kami lakukan, tetapi pada akhirnya semua terserah wasit," ujar Zabaleta.

"Kesan saya pada saat itu adalah dia menekel dengan keras tetapi tidak ada niat untuk mencederai."

"Itu bukan kartu merah bagi saya. Ya kami tahu jika Anda menekel dengan dua kaki maka akan terancam kartu merah, tetapi saya tidak tahu jika Kompany harus mendapatkannya."

"Hanya karena tekel dengan dua kaki tidak berarti itu berbahaya. Dia menekel dengan dua kaki karena jika dia menekuk tubuhnya itu akan membuat lututnya terluka."

"Wasit melihatnya dengan dua kaki, tetapi bagi saya itu bukan kartu merah."


Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.

Terkait