thumbnail Halo,

Kiper internasional Inggris mengklaim tim telah belajar untuk tidak panik jelang laga versus Arsenal.


OLEH DEWI AGRENIAWATI

Penjaga gawang Manchester City Joe Hart mengaku sang juara bertahan telah belajar untuk tidak panik meski kini defisit tujuh angka dari Manchester United.

Kekalahan 1-0 The Citizens dari Arsenal di Emirates Stadium musim lalu membuat skuat Roberto Mancini ketinggalan delapan angka dari United dengan hanya sisa enam laga dan hampir semua orang mencoret mereka dalam persaingan gelar.

Namun, Hart dan rekan-rekannya mampu memangkas selisih poin hingga akhirnya keluar sebagai juara dengan dramatis.

"Kami semua sadar pentingnya laga ini," kata Hart kepada The Mirror.

"Kami juga ingat bagaimana rasanya keluar lapangan Emirates musim lalu, delapan poin dengan hanya sisa enam laga. Ketika Anda kehilangan sikap, itu waktunya marah."

"Saya mengamuk, takut semua kerja keras kami akan sia-sia. Tapi ketika Anda tenang dan melihat itu secara objektif, ini bukan akhir dunia," imbuh Hart.

"Anda harus mengontrol kemarahan, Anda tak bisa menjadi bayi saat kalah. Dan selama 10 menit saya tidak menerima kekalahan, kekalahan tidak adil dan dunia melawan Anda…"

"Tapi kemudian kabut menghilang, Anda tenang dan terus melangkah," tutup kiper 25 tahun.


Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.

Terkait