thumbnail Halo,

Klub Merseyside mengumumkan kerugian dalam publikasi laporan hasil tahunan mereka


OLEH   DEFANIE ARIANTI
Everton diketahui mencatat kerugian hingga £9,1 juta selama musim 2011-12. Hal itu diungkapkan klub Merseyside dalam publikasi laporan hasil tahunan mereka.

Kerugian itu mengalami kenaikan sebesar £3,7 juta dari kerugian mereka pada musim sebelumnya, yakni £5,4 juta. Sementara itu, omzet klub mengalami sedikit penurunan dari £82 juta menjadi £80,5 juta. Demikian dilansir Soccerway.

Awal buruk The Toffees musim lalu membuat penjualan tiket pertandingan menurun. Selain itu, laga yang dilakoni klub besutan David Moyes semakin jarang disiarkan oleh stasiun-stasiun televisi.

Pengeluaran terbesar klub terdapat pada pos gaji pemain, yang naik dari £58 juta di musim 2010-11 menjadi £63,4 juta musim lalu. Namun, utang klub belum mengalami perubahan, yakni sekira £46 juta.

Meski demikian, chief executive Robert Elstone optimistis situasi finansial saat ini akan lebih baik, mengingat penjualan tiket naik 6,4 persen dan fakta bahwa Everton tampil kompetitif di gelaran Liga Primer Inggris.

"Klub telah menegaskan komitmen mereka untuk merengkuh sukses bagi skuat utama, terbukti dari peningkatan pengeluaran untuk gaji pemain," jelasnya.

"Kami terus berupaya untuk memperbaiki posisi kami dalam kompetisi dan, di saat yang sama, mengatur tingkat pengeluaran dan utang secara efektif."



Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.

Terkait