thumbnail Halo,

Franco Di Santo ditegur Roberto Martinez karena sikap tidak profesionalnya saat menghadapi Arsenal.


OLEH   AGUNG HARSYA     Ikuti @agungharsya di twitter
Manajer Wigan Athletic Roberto Martinez gusar dengan kelalaian striker Franco Di Santo sehingga menyebabkan terbuangnya waktu pertandingan dengan percuma ketika menghadapi Arsenal, Sabtu (22/12) petang.

Pasalnya, striker Argentina berusia 23 tahun itu mengenakan anting-anting. Wasit Jon Moss baru mendapatinya di babak kedua ketika Di Santo melancarkan protes. Sesuai dengan peraturan pertandingan, Moss mengirim Di Santo ke pinggir lapangan untuk mencopot anting-anting.

Selain sikap yang tidak profesional itu, Martinez bertambah gusar dengan waktu yang dihabiskan Di Santo untuk mencopot anting-anting dibantu staf medis tim dan harus menunggu sampai bola keluar supaya bisa masuk ke dalam lapangan lagi. Setelah beberapa menit, Di Santo dapat bermain meski disambut cemoohan penonton. Seperti dilansir Metro, Martinez melakukan pertemuan empat mata dengan Di Santo usai pertandingan atas insiden itu.

Insiden ini pun sempat menjadi trending topic di Twitter saat pertandingan. Wigan dikalahkan Arsenal melalui gol penalti Mikel Arteta dan Di Santo hanya bermain hingga menit 76 sebelum digantikan Callum McManaman.

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.

Terkait