thumbnail Halo,

Paddy Crerand menanggapi sinis klaim yang menyatakan pemain harus meredam selebrasi mereka guna menghindari provokasi terhadap pendukung lawan


OLEH   DEFANIE ARIANTI     Ikuti di twitter
Mantan gelandang Manchester United Paddy Crerand tidak bisa menyembunyikan kekesalannya saat melakukan wawancara di salah satu stasiun radio terkait kericuhan usai derby Manchester akhir pekan lalu, di mana Setan Merah memetik kemenangan 3-2 atas rival sekotanya, Manchester City.

Wawancara itu dilakukan menyusul insiden penyerangan terhadap bek United, Rio Ferdinand, yang menjadi korban pelemparan koin saat tengah merayakan kemenangan timnya. Pria 73 tahun menertawakan klaim yang mengimbau para pemain meredam selebrasi kemenangan agar tidak memancing kemarahan pendukung lawan.

"Siapa yang mengatakan itu? Sungguh menggelikan," cetus Crerand kepada BBC Radio Five Live. "Mereka tinggal di planet mana?"

"[Pernyataan itu] benar-benar sampah. Berapa banyak orang yang telah menghubungi anda? Satu, dua, tiga? Berapa? Mengapa mengucapkan pernyataan seperti itu jika anda tidak bisa menyebutkan [jumlah pendengar yang mengatakan hal itu]... jika anda tidak memiliki bukti?"

Pria yang membela United selama periode 1963 hingga 1971 itupun menampik klaim bahwa Ferdinand bersalah karena memprovokasi fans The Citizens.

"Rio Ferdinand tidak berada di sekitar fans tuan rumah. Dia menjadi korban oleh koin yang dilemparkan seseorang dari jarak sekira 15 atau 20 yard, dia [Ferdinand] bukannya berdiri di depan fans [City] sambil melompat kesenangan."


Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.

Terkait