thumbnail Halo,

Pemain Chelsea ini membeberkan secuil kehidupan pribadinya kepada publik.


OLEH   AGUNG HARSYA     Ikuti @agungharsya di twitter
Kepada Globo Esporte, Oscar membeberkan sisi kehidupan pribadinya yang belum banyak diketahui orang.

Sebelum melejit bersama Internacional dan kemudian direkrut Chelsea, Oscar kesulitan menembus jajaran skuat utama Sao Paulo sehingga harus meninggalkan klub masa kecilnya itu. Belum lagi mengingat situasi di rumah karena Oscar dibesarkan ibu yang menafkahi tiga anaknya sendirian dengan menjahit pakaian. Sang ayah meninggal dunia saat Oscar baru berusia tiga tahun.

"Tentu saja saya tidak bisa mengingatnya," ujar pemain 21 tahun itu.

"Saya merasa kehilangan figur seorang ayah saat bermain sepakbola. Semua orangtua menyaksikan Anda bermain, tapi orangtua Anda tidak ada. Saya juga merasakan kehilangan ketika Hari Ayah di sekolah. Perasaan ini terus membekas ketika saya tumbuh besar."

Selain itu, Oscar juga mengakui bukan pemain yang "cerewet" di atas lapangan.

"Terkadang teman-teman saya meminta agar saya mengatakan sesuatu di atas lapangan," ungkapnya.

"'Kamu harus bicara! Minta bolanya!' bilang mereka. Tapi ini cara saya. Saya seorang pendiam dan saya rasa saya sosok yang sama di dalam dan luar lapangan. Anda harus mencari saya dan memberi bola. Kalau saya bebas, berikan saya bola. Sulit bagi saya untuk memintanya."

Bersama Chelsea Oscar bersiap merebut pencapaian terbaik di Piala Dunia Antarklub di Jepang pekan ini.


Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.

Terkait