thumbnail Halo,

Bomber asal Prancis ini curhat tentang kedatangannya ke Emirates di saat yang kurang tepat.


OLEH  SANDY MARIATNA     Ikuti @fasandym di twitter

Olivier Giroud merasa bergabung ke Arsenal di saat yang tidak tepat. Ia bergabung pada musim panas ini dari jawara Ligue 1 Prancis musim lalu, Montpellier dengan harga £12 juta.

Ditanya oleh L’Equipe tentang ‘datang di saat yang salah’, Giroud menimpali, “Ya. Saya merasa tertekan oleh hasil [yang saya peroleh saat ini], bukan karena kemampuan pendahulu saya. Ketika Anda datang ke klub besar, tentu Anda harus menggantikan peran striker hebat [seperti Robin van Persie]. Akan sangat tak berguna untuk terus memikirkan hal tersebut.”

“Ini terserah kepada  para pemain baru untuk memastikan bahwa mereka tidak terlalu memikirkan pendahulu mereka. Kami harus lebih efisien di semua area lapangan.”

“Arsenal memiliki budaya mengumpan, mungkin terlalu banyak. Saya tidak bertaruh untuk menjadi pelatih, tetapi saya beruntung dapat berada di klub di mana kami dapat mendiskusikan hal tersebut,” katanya.

Penyerang yang telah mencetak tujuh gol dalam 22 pertandingan bersama The Gunners ini melanjutkan, “Ketika Anda telah bersatu padu sebagai seorang pemain Arsenal, Anda akan mendapat kepercayaan diri. Fans akan memahami bahwa itu adalah sebuah kehormatan dapat mengenakan kostum ini.”

Arsenal kini masih tertahan di posisi 10 klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan poin 21 dari 15 pertandingan di musim ini.

 

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.

Terkait