thumbnail Halo,

Meski mengaku kecewa dengan pemecatan Roberto Di Matteo, mantan orang nomor dua di kursi manajerial Chelsea itu juga membela mantan pimpinannya.


OLEH    ADHE MAKAYASA     Ikuti Adhe Makayasa di twitter

Chelsea kini telah mengganti manajernya untuk kali kesembilan dengan menunjuk Rafael Benitez. Adapun, pria Spanyol itu dipilih setelah mereka memecat Roberto Di Matteo.

Dalam hal ini, berbagai respon dalam pemecatan Di Matteo terbilang negatif. Akan tetapi, Steve Clarke yang pernah bermukim di Stamford Bridge ingin coba  membela kebijakan Roman Abramovich--meski ia juga kecewa.

“Saya terkejut dan kecewa untuk [pemecatan] Robbie yang merupakan teman baik saya, dan Anda pasti tidak akan senang jika melihat rekan baik Anda kehilangan pekerjaan,” ujar Clarke seperti yang dilansir espnstar.com.

“Namun, itulah cara dari sang pemilik untuk menjalankan klubnya. Saya tidak berpikir bahwa seseorang akan bereaksi berlebihan mengenai hal itu.

“Mereka [Chelsea] melihat pada hasil akhir, pemilik klublah yang membuat keputusan dan mereka bertingkah atas apa yang mereka rasa tepat untuk Chelsea.

“Saya selalu berkata bahwa pimpinan klub manapun akan menjalankan bisnis dengan cara yang mereka inginkan,” tandas Clarke.


Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.

Terkait