thumbnail Halo,

Kartunis GOAL.com Omar Momani memberikan pandangan uniknya mengenai posisi Rafa Benitez sebagai arsitek anyar Chelsea.


KARTUN   OMAR MOMANI     PENYUSUN   DEDE SUGITA    

Tidak lama setelah menendang Roberto Di Matteo, Chelsea langsung mengangkat Rafael "Rafa" Benitez sebagai suksesornya.

Pria Spanyol itu dikontrak hanya sampai akhir musim untuk mengembalikan tim ke trek yang tepat. Namun, kalau gagal menghadirkan perbaikan, bisa jadi Benitez akan dipaksa lengser sebelum itu.

Maklum, pemilik klub, Roman Abramovich, memang dikenal tak sabaran. Tengok saja Di Matteo sebagai contoh paling gres.

Kendati sukses mempersembahkan titel Piala FA dan trofi dambaan Abramovich, Liga Champions, pada musim lalu, konglomerat asal Rusia itu tanpa ragu mendepak RDM setelah The Blues dilanda paceklik kemenangan dalam empat partai Liga Primer dan takluk 3-0 dari Juventus di UCL.

Karenanya, Benitez, pelatih kesembilan yang dipekerjakan Abramovich sejak mengakuisisi klub pada 2003, saat ini seperti duduk di atas bom waktu yang mungkin meledak kapan saja.

Benitez menduduki bom waktu yang terus berdetak di Bridge





Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.

Terkait