thumbnail Halo,

Pelatih Crystal Palace mensinyalir Hodgson ingin mempengaruhi Zaha untuk memilih timnas Inggris ketimbang negara kelahirannya, Pantai Gading



OLEH   DEFANIE ARIANTI     Ikuti di twitter


Ian Holloway mempertanyakan keputusan pelatih timnas Inggris Roy Hodgson yang menyertakan anak asuhnya, Wilfried Zaha, pada laga persahabatan kontra Swedia tengah pekan lalu.

Performa impresif penyerang Crystal Palace memang tengah menarik perhatian pecinta sepakbola, tak terkecuali Hodgson. Namun, pelatih Three Lions hanya menurunkan Zaha selama empat menit kala tim asuhannya takluk 4-2 dari Swedia.

Hal inilah yang mencuatkan kekhawatiran Holloway. Pelatih 49 tahun cemas jika Hodgson ingin 'memaksa' Zaha bergabung dengan timnas Inggris sekaligus menutup kemungkinan membela Pantai Gading.

"Apakah [Hodgson] ingin melihat bagaimana pemain saya melakoni laga internasional hanya beberapa hari setelah ulang tahunnya yang ke-20? Jika demikian, mengapa Hodgson hanya memberinya kesempatan beraksi selama empat menit, di mana timnya sudah tidak mungkin memenangkan pertandingan?" ungkap Holloway kepada Daily Mirror.

"Biasanya pemain pengganti lain mendapat waktu 20 menit. Hal ini membuat saya khawatir."

"Saya punya perasaan buruk, alasan sebenarnya Wilfried dipanggil Three Lions adalah untuk mempengaruhinya berkomitmen terhadap Inggris ketimbang negara tempat kelahirannya."

"Wilfried lahir di Pantai Gading dan pindah ke Inggris ketika berusia empat tahun. Karena performa yang mengesankan untuk Palace musim ini, tidak mengejutkan kalau Pantai Gading juga menginginkannya tampil di ajang Piala Afrika, awal tahun nanti."




Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.

Terkait