thumbnail Halo,

Pelatih Chelsea itu kesal permohonannya untuk revisi jadwal pertandingan di awal Desember tak dipenuhi.

GOAL.com Indonesia   OLEH
MOHAMMAD YANUAR FIRDAUS

Roberto Di Matteo menilai pihak pengelola Liga Primer Inggris tidak bersikap bijaksana dengan membahayakan pemain yang ambil bagian di dalamnya.

Penilaian Di Matteo didasarkan pada permohonannya untuk merevisi jadwal pertandingan Chelsea menghadapi bentrok jadwal mereka di Piala Dunia Antarklub awal Desember mendatang.

Chelsea dijadwalkan melakoni laga melawan Sunderland pada 8 Desember. Pihak klub meminta laga tersebut dialihkan ke hari lain karena tim harus melakoni laga di Jepang pada 13 Desember.

"Anda mungkin berpikir Liga Primer akan memiliki kepentingan untuk bisa memastikan bahwa mereka memberikan Anda kesempatan meraih sukses di Jepang. Jadi ketika permohonan revisi jadwal ditolak, saya sangat terkejut," ujar Di Matteo.

"Saya tak bisa membayangkan mengapa hal ini bisa terjadi. Untuk bisa mendapatkan kesempatan terbaik Anda di Jepang, dengan perbedaan waktu sembilan jam, tiba tiga hari sebelumnya, Anda harus melakukan bagaimanapun caranya untuk bisa siap menghadapi laga tersebut."

"Hal ini menjadi risiko tersendiri bagi kesehatan pemain, yang bersangkutan juga jadinya memiliki ancaman mengalami cedera. Jadwal pertandingan terlalu padat. Tapi jika memang ada keinginan, pasti ada cara. Anda bisa melihat federasi lain berusaha membantu tim mereka untuk bisa bermain bagus di Eropa," sindir Di Matteo.

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.

Terkait